Jumat, 22 September 2017 | 13.22 WIB
KiniNEWS>Dunia>Politik>Keok di Pengadilan, Begini Nasib Kebijakan Anti-Imigran Muslim Trump

Keok di Pengadilan, Begini Nasib Kebijakan Anti-Imigran Muslim Trump

Reporter : M. Zaki | Jumat, 10 Februari 2017 - 10:46 WIB

IMG-4335

Donald Trump. (Ist)

San Fransisco, kini.co.id – Reaksi keras dari berbagai kalangan terkait kebijakan Presiden AS anti-imigram muslim sepertinya membuahkan hasil.

Pasalnya kebijakan itu membal setelah keok di pengadilan federal yang diputuskan pada Kamis (9/2/2017).

Setelah keputusan pengadilan ini, kebijakan Trump tersebut tidak bisa dilaksanakan di negeri Paman Sam tersebut.

Sebelumnya, Jaksa Agung negara bagian Washington dan Minnesota berpendapat bahwa perintah pembatalan sementara (temporary restraining order) tetap diberlakukan karena presiden telah “menimbulkan gejolak” ketika menandatangani perintah eksekutif yang ditentang dua jaksa tersebut.

Artinya, keputusan dari tiga hakim panel itu telah membatalkan perintah eksekutif Donald Trump yang melarang warga dari tujuh negara muslim Amerika Serikat.

“Di satu sisi, masyarakat memiliki minat yang kuat dalam keamanan nasional namun sekaligus meragukan kemampuan seorang presiden terpilih untuk memberlakukan kebijakan,” tulis para hakim seperti dikutip dari CNN, Jumat (10/2/2017)

Penolakan pengadilan ini tentu menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana pengadilan melihat visi Trump sebagai pengambil kebijakan di AS.

Donald Trump sendiri menjadi geram akibat penolakan itu. Ia pun berjanji akan terus memperjuangkan keputusannya sebagai orang nomor satu di AS.

“Sampai jumpa di pengadilan lagi, keamanan nasional kita dipertahuhkan!” tulisnya di twitter dengan huruf kapital.

Sementara mantan calon Presiden AS, Hillary Clinton yang juga merupakan lawan Trump ikut berkicau terkait hal ini. Ia menuliskan kicauan singkat di twitternya namun sangat menohok.

“3-0″ tulisnya menggambarkan kekalah Trump.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 00:06 WIB

Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh

Sebagian pengungsi muslim Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh akhirnya bisa mengakses tenda bantuan dari pemerintah Indonesia, Kamis (21/9)."Hari ini ...
421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM
Global - Rabu, 20 September 2017 - 12:02 WIB

421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dinilai tidak tegas terhadap Myanmar yang telah melakukan pembantaian terhadap ribuan orang yang merupakan etnis Rohingya ...
Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 11:41 WIB

Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya

Tragedi pembantaian Rohingya di oleh pemerintah Myanmar membuat dunia berduka. Demikian pula Arab Saudi yang merupakan negara dengan mayoritas muslim.Sang ...
Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi
Global - Selasa, 19 September 2017 - 14:54 WIB

Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi

Dikecam, ditegur, hingga diberi sanksi ternyata samasekali tak menghentikan aksi Korea Utara (Korut) untuk tetap melakukan program nuklirnya.Dengan bangga, Korut ...
Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh
Global - Selasa, 19 September 2017 - 09:27 WIB

Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh

Meski dicibir di Tanah Air, bantuan Indonesia nyatanya telah sampai di camp pengungsi Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh, Senin ...
Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim
Global - Senin, 18 September 2017 - 17:31 WIB

Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim

Dulunya merupakan tempat sakral dan tempat ibadah bagi umat Islam, kini Masjid Ibrahim berubah menjadi tempat pesta para Yahudi di ...