Jumat, 22 September 2017 | 13.15 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Hilang Nafsu Makan, Ikan Tertua Disuntik Mati

Hilang Nafsu Makan, Ikan Tertua Disuntik Mati

Reporter : Fauzan | Rabu, 8 Februari 2017 - 20:23 WIB

IMG-4331

Grandad, seekor ikan Lungfish asal Australia. (kininews/ist)

CHICAGO, kini.co.id – CHICAGO

Seekor ikan Lungfish asal Australia terpaksa disuntik mati karena kehilangan nafsu makan. Ikan juga menunjukkan tanda kegagalan organ tubuh lain.

Tepat di Shedd Aquarium, Chicago, Amerika Serikat, ikan yang dipercaya berusia 90 tahun itu diberi nama Grandad. Memiliki berat badan sekitar 11 kilogram.

Diketahui, Grandad diperoleh dari sebuah akuarium di Sydney tahun 1933 silam dan dibawa ke Chicago. Sudah lebih dari 104juta manusia melihat semasa hidupnya.

“Untuk ikan yang menghabiskan sebagian besar waktunya meniru batang kayu, ia telah memicu rasa ingin tahu, semangat, dan penasaran di antara pengunjung berbagai usia, yang pernah mendengar atau belajar soal spesies yang dianggap sebagai fosil hidup ini,” ujar Bridget Coughlin, President Shedd Aquarium.

Tidak ada yang tahu persis usia Grandad. Informasi yang diperoleh, umur Grandad tak kurang dari 90 tahun.

Grandad adalah spesies ikan yang masuk daftar perlindungan di Australia. Grandad juga pernah hidup hingga usia 100 tahun.

Grandad merupakan penghuni asli Sungai Maria dan Brunette di Queensland. Memiliki paru-paru primitif tunggal dan bisa menghirup udara secara langsung.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 00:06 WIB

Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh

Sebagian pengungsi muslim Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh akhirnya bisa mengakses tenda bantuan dari pemerintah Indonesia, Kamis (21/9)."Hari ini ...
421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM
Global - Rabu, 20 September 2017 - 12:02 WIB

421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dinilai tidak tegas terhadap Myanmar yang telah melakukan pembantaian terhadap ribuan orang yang merupakan etnis Rohingya ...
Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 11:41 WIB

Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya

Tragedi pembantaian Rohingya di oleh pemerintah Myanmar membuat dunia berduka. Demikian pula Arab Saudi yang merupakan negara dengan mayoritas muslim.Sang ...
Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi
Global - Selasa, 19 September 2017 - 14:54 WIB

Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi

Dikecam, ditegur, hingga diberi sanksi ternyata samasekali tak menghentikan aksi Korea Utara (Korut) untuk tetap melakukan program nuklirnya.Dengan bangga, Korut ...
Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh
Global - Selasa, 19 September 2017 - 09:27 WIB

Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh

Meski dicibir di Tanah Air, bantuan Indonesia nyatanya telah sampai di camp pengungsi Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh, Senin ...
Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim
Global - Senin, 18 September 2017 - 17:31 WIB

Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim

Dulunya merupakan tempat sakral dan tempat ibadah bagi umat Islam, kini Masjid Ibrahim berubah menjadi tempat pesta para Yahudi di ...