Kamis, 22 Februari 2018 | 08.12 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Satu Pimpinan Pemberontak Diamankan Tentara Filipina

Satu Pimpinan Pemberontak Diamankan Tentara Filipina

Reporter : Bambang Medy | Senin, 6 Februari 2017 - 21:05 WIB

IMG-4321

Rodrigo Duterte (kininews/ist)

MANILA, kini.co.id – Beberapa hari berselang usai Presiden Filipina, Rodrigo Duterte cabut gencatan senjata. Tentara Filipina amankan pemimpin pemberontak komunis, Senin (6/2).

Jumat kemarin, Duterte memerintahkan tentara rakyat baru (NPA) bertempur dengan pemberontak komunis. Adalah, Ariel Arbitratio, pemimpin pemberontak komunis.

Ariel ditangkap ketika melintas po penjagaan di Kota Davao, Filipina Selatan. Pemimpin itu adalah satu gerilyawan yang dibebaskan tahun lalu ketika pemerintah melanjutkan perundingan perdamaian.

“Dia ditangkap atas perintah Presiden Duterte untuk menangkap kembali yang dibebaskan sementara untuk mengikuti perundingan perdamaian. Dia dan seorang rekan akan kembali dimasukkan ke dalam penjara,” ucap juru bicara, Kapten Rhyan Batchar.

Diketahui, sengketa pemerintah dengan NPA, sayap militer Partai komunis Filipina, mulanya tahun 1969. Tak kurang dari 40 ribu orang ikut menjadi korban.

Duterte, saat pemilu tahun lalu menyebutkan mengakhiri pemberontakan komunis yang memperlambat perkembangan hingga bertahun-tahun di bagian tengah Filipina.

“Ayo berperang,” ujar Duterte dalam pidato, Senin dan mengklai pemberontak itu “anak manja” juga terlalu banyak menuntut dari pemerintah. Duterte pun menyebut NPA kelompok teroris.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina
Peristiwa - Selasa, 20 Februari 2018 - 21:04 WIB

Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina

Pentolan Front Pembebasan Islam Moro (MILF), Murad Ebrahim mensinyalir Daes sebutan lain bagi kelompok militan Islamic State (ISIS) yang bercokol ...
900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya
Global - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:19 WIB

900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya

Sebanyak 900 gerai KFC di Inggris terpaksa tutup untuk sementara.Hal itu karena mereka kekurangan bahan utama dari makanan cepat saji ...
AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 14:58 WIB

AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel

Amerika Serikat menyiapkan dana USD3,3 miliar atau senilai Rp45 triliun untuk militer Israel.Hal itu diumumkan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ...
Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 09:32 WIB

Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul

Hubungan Korea Selatan dan Korea Utara telah lama dingin. Bahkan Korut terprovokasi meluncurkan rudal percobaan karena Amerika Serikat menggelar latihan ...
Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili
Global - Senin, 12 Februari 2018 - 08:26 WIB

Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili

Anggota pasukan keamanan Myanmar terbukti telah menyiksa dan menghilangkan nyawa 10 orang warga Rohingnya di Rakhine.Mereka kini akan menghadapi tindakan ...
Miris, Suami Curi Ginjal Istri untuk Lunasi Utang Mahar
Global - Jumat, 9 Februari 2018 - 11:55 WIB

Miris, Suami Curi Ginjal Istri untuk Lunasi Utang Mahar

Nasib malang menimpa seorang perempuan di India bernama Rita. Ia harus menderita sekian lama karena tak tahu ginjalnya telah dicuri ...