Sabtu, 25 November 2017 | 07.02 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Satu Pimpinan Pemberontak Diamankan Tentara Filipina

Satu Pimpinan Pemberontak Diamankan Tentara Filipina

Reporter : Bambang Medy | Senin, 6 Februari 2017 - 21:05 WIB

IMG-4321

Rodrigo Duterte (kininews/ist)

MANILA, kini.co.id – Beberapa hari berselang usai Presiden Filipina, Rodrigo Duterte cabut gencatan senjata. Tentara Filipina amankan pemimpin pemberontak komunis, Senin (6/2).

Jumat kemarin, Duterte memerintahkan tentara rakyat baru (NPA) bertempur dengan pemberontak komunis. Adalah, Ariel Arbitratio, pemimpin pemberontak komunis.

Ariel ditangkap ketika melintas po penjagaan di Kota Davao, Filipina Selatan. Pemimpin itu adalah satu gerilyawan yang dibebaskan tahun lalu ketika pemerintah melanjutkan perundingan perdamaian.

“Dia ditangkap atas perintah Presiden Duterte untuk menangkap kembali yang dibebaskan sementara untuk mengikuti perundingan perdamaian. Dia dan seorang rekan akan kembali dimasukkan ke dalam penjara,” ucap juru bicara, Kapten Rhyan Batchar.

Diketahui, sengketa pemerintah dengan NPA, sayap militer Partai komunis Filipina, mulanya tahun 1969. Tak kurang dari 40 ribu orang ikut menjadi korban.

Duterte, saat pemilu tahun lalu menyebutkan mengakhiri pemberontakan komunis yang memperlambat perkembangan hingga bertahun-tahun di bagian tengah Filipina.

“Ayo berperang,” ujar Duterte dalam pidato, Senin dan mengklai pemberontak itu “anak manja” juga terlalu banyak menuntut dari pemerintah. Duterte pun menyebut NPA kelompok teroris.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Serangan di Sinai, Dubes: Tak ada WNI yang jadi korban
Peristiwa - Sabtu, 25 November 2017 - 02:16 WIB

Serangan di Sinai, Dubes: Tak ada WNI yang jadi korban

Dipastikan tak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban serangan teror bom di Sinai, Mesir, Jumat (24/11) waktu setempat. ...
Serangan saat Shalat Jumat, 184 oang Tewas di Sinai
Peristiwa - Sabtu, 25 November 2017 - 02:10 WIB

Serangan saat Shalat Jumat, 184 oang Tewas di Sinai

Sedikitnya 184 orang tewas dalam serangan bom dan tembakan di sebuah masjid di Semenanjung Sinai, utara Mesir. Serangan tersebut terjadi ...
Mugabe menolak diasingkan
Politik - Jumat, 24 November 2017 - 01:56 WIB

Mugabe menolak diasingkan

Mantan orang kuat di Zimbabwe, Robert Mugabe, mendapatkan kekebalan (imunitas) dari tuntutan hukum dan jaminan keselamatan sebagai bagian dari kesepakatan ...
Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau
Peristiwa - Selasa, 21 November 2017 - 08:55 WIB

Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau

Seumpama dibikin daftar orang yang paling dibenci sepanjang sejarah, maka sosok yang berada di peringkat pertama adalah Hitler. Ya, bagaimana ...
Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum
Global - Jumat, 17 November 2017 - 14:24 WIB

Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum

Lembaga pembela HAM menuding militer Myanmar melakukan kampanye genosida etnis Rohingya.Selain melakukan kekerasan, militer Myanmar juga dituduh melakukan pemerkosaan terhadap ...
Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa
Peristiwa - Selasa, 14 November 2017 - 08:27 WIB

Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter dengan kedalaman yang melanda perbatasan Irak dan Iran, Minggu (12/11/2017) menelan ratusan korban jiwa.Sejauh ini, ...