Selasa, 21 November 2017 | 11.26 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>WNI Diduga Terlibat Kelompok Teroris Ditangkap di Malaysia

WNI Diduga Terlibat Kelompok Teroris Ditangkap di Malaysia

Reporter : Ary Syahputra | Kamis, 2 Februari 2017 - 16:40 WIB

IMG-4311

Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Salah seorang Warga Negara Indonesia (WNI) ditangkap di Malaysia karena diduga terlibat dengan kelompok teroris pada Januari 2017. Penangkapan tersebut dibenarkan oleh Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) Indonesia.

Saat dimintai keterangan mendetail tentang hal tersebut,Juru bicara Kemenlu RI, Arrmantha Nasir, menegaskan bahwa kasus tersebut masih didalami.

WNI yang tidak disebutkan namanya itu merupakan satu dari tiga orang yang ditangkap saat penggerebekan yang dilakukan Kepolisian Malaysia di Pahang pada 27 dan 29 Januari 2017 lalu. Pejabat Kepolisian Malaysia menyatakan, WNI tersebut bekerja sebagai satuan pengaman di Malaysia Airlines.

“Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan KBRI Kuala Lumpur serta otoritas keamanan di Malaysia. Kita sedang mendalami identitas yang bersangkutan apakah benar ia WNI karena ia memiliki paspor nasional dan kartu identitas nasional Malaysia,” jelas Arrmantha di Jakarta, Kamis (2/2/2017).

Berdasarkan informasi terbaru dari KBRI, lajut Arrmantha, pihaknya saat ini sedang berusaha memberikan akses konsuler terhadap WNI itu. Jubir yang akrab disapa Tata ini juga mengungkapkan, proses yang lama dalam membantu WNI itu disebabkan Kemlu baru menerima informasi penangkapan tersebut pada 31 Januari 2017 kemarin.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau
Peristiwa - Selasa, 21 November 2017 - 08:55 WIB

Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau

Seumpama dibikin daftar orang yang paling dibenci sepanjang sejarah, maka sosok yang berada di peringkat pertama adalah Hitler. Ya, bagaimana ...
Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum
Global - Jumat, 17 November 2017 - 14:24 WIB

Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum

Lembaga pembela HAM menuding militer Myanmar melakukan kampanye genosida etnis Rohingya.Selain melakukan kekerasan, militer Myanmar juga dituduh melakukan pemerkosaan terhadap ...
Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa
Peristiwa - Selasa, 14 November 2017 - 08:27 WIB

Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter dengan kedalaman yang melanda perbatasan Irak dan Iran, Minggu (12/11/2017) menelan ratusan korban jiwa.Sejauh ini, ...
Gempa 7,3 SR di Perbatasan Irak Telan 61 Korban Jiwa
Peristiwa - Senin, 13 November 2017 - 07:31 WIB

Gempa 7,3 SR di Perbatasan Irak Telan 61 Korban Jiwa

Perbatasan Irak-Iran diguncang gempa berkekuatan 7,3 SR.Media di Irak, Pirhossein Koulivand mengatakan bahwa setidaknya 61 orang telah terbunuh dan 300 ...
Hindari Perang Nuklir, Korut Sebut AS Harus Singkirkan Donald Trump
Global - Kamis, 9 November 2017 - 09:32 WIB

Hindari Perang Nuklir, Korut Sebut AS Harus Singkirkan Donald Trump

Ketidaksukaan Korea Utara terhadap kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump semakin menjadi. Bukannya gentar terhadap tekanan AS dan PBB, Korut ...
Filipina Amankan WNI Istri Petinggi Kelompok Maute
Global - Senin, 6 November 2017 - 10:35 WIB

Filipina Amankan WNI Istri Petinggi Kelompok Maute

Kepolisian Filipina menyatakan telah membekuk Minhati Madrais, istri Omarkhayam Maute salah satu petinggi ISIS di Filipina yang sempat menguasai Kota ...