Jumat, 22 September 2017 | 13.03 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>WNI Diduga Terlibat Kelompok Teroris Ditangkap di Malaysia

WNI Diduga Terlibat Kelompok Teroris Ditangkap di Malaysia

Reporter : Ary Syahputra | Kamis, 2 Februari 2017 - 16:40 WIB

IMG-4311

Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Salah seorang Warga Negara Indonesia (WNI) ditangkap di Malaysia karena diduga terlibat dengan kelompok teroris pada Januari 2017. Penangkapan tersebut dibenarkan oleh Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) Indonesia.

Saat dimintai keterangan mendetail tentang hal tersebut,Juru bicara Kemenlu RI, Arrmantha Nasir, menegaskan bahwa kasus tersebut masih didalami.

WNI yang tidak disebutkan namanya itu merupakan satu dari tiga orang yang ditangkap saat penggerebekan yang dilakukan Kepolisian Malaysia di Pahang pada 27 dan 29 Januari 2017 lalu. Pejabat Kepolisian Malaysia menyatakan, WNI tersebut bekerja sebagai satuan pengaman di Malaysia Airlines.

“Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan KBRI Kuala Lumpur serta otoritas keamanan di Malaysia. Kita sedang mendalami identitas yang bersangkutan apakah benar ia WNI karena ia memiliki paspor nasional dan kartu identitas nasional Malaysia,” jelas Arrmantha di Jakarta, Kamis (2/2/2017).

Berdasarkan informasi terbaru dari KBRI, lajut Arrmantha, pihaknya saat ini sedang berusaha memberikan akses konsuler terhadap WNI itu. Jubir yang akrab disapa Tata ini juga mengungkapkan, proses yang lama dalam membantu WNI itu disebabkan Kemlu baru menerima informasi penangkapan tersebut pada 31 Januari 2017 kemarin.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 00:06 WIB

Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh

Sebagian pengungsi muslim Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh akhirnya bisa mengakses tenda bantuan dari pemerintah Indonesia, Kamis (21/9)."Hari ini ...
421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM
Global - Rabu, 20 September 2017 - 12:02 WIB

421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dinilai tidak tegas terhadap Myanmar yang telah melakukan pembantaian terhadap ribuan orang yang merupakan etnis Rohingya ...
Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 11:41 WIB

Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya

Tragedi pembantaian Rohingya di oleh pemerintah Myanmar membuat dunia berduka. Demikian pula Arab Saudi yang merupakan negara dengan mayoritas muslim.Sang ...
Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi
Global - Selasa, 19 September 2017 - 14:54 WIB

Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi

Dikecam, ditegur, hingga diberi sanksi ternyata samasekali tak menghentikan aksi Korea Utara (Korut) untuk tetap melakukan program nuklirnya.Dengan bangga, Korut ...
Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh
Global - Selasa, 19 September 2017 - 09:27 WIB

Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh

Meski dicibir di Tanah Air, bantuan Indonesia nyatanya telah sampai di camp pengungsi Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh, Senin ...
Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim
Global - Senin, 18 September 2017 - 17:31 WIB

Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim

Dulunya merupakan tempat sakral dan tempat ibadah bagi umat Islam, kini Masjid Ibrahim berubah menjadi tempat pesta para Yahudi di ...