Kamis, 22 Februari 2018 | 08.14 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Jamaah Ditembaki di Masjid Kanada, PM Trudeau Nyatakan Belasungkawa

Jamaah Ditembaki di Masjid Kanada, PM Trudeau Nyatakan Belasungkawa

Reporter : M. Zaki | Senin, 30 Januari 2017 - 12:18 WIB

IMG-4292

Suasana di sekitar masjid setelah penembakan brutal terjadi. (Foto: AFP)

Quebec, kini.co.id – Perdana Menteri Kanadan, Justin Trudeau, nyatakan belasungkawa atas meninggalnya lima orang jamaah dalam insiden penembakan di sebuah Masjid di Quebec, Kanada, Minggu (29/1/2017) malam waktu setempat.

Hal tersebut disampaikannya melalui tulisannya di akun Twitter miliknya.

“Malam ini, Kanada berduka untuk mereka yang tewas dalam serangan pengecut di sebuah masjid di Kota Quebec. Doa saya menyertai para korban dan keluarga mereka,” tulisnya seperti dikutip pada Senin (30/1/2017).

Pria berusia 45 tahun tersebut bahkan mengatakan kalau Ia telah berbicara dengan Perdana Menteri Quebec, Phillipe Couillard, dan pejabat lainnya terkait insiden tersebut.

Mereka bahkan telah menawarkan bantuan yang dibutuhkan untuk keluarga korban.

Trudeau juga mengatakan bahwa negaranya terbuka untuk semua imigran menanggapi kebijakan baru Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang melarang masuknya imigran Muslim.

(Baca juga: Setelah Teror Kepala Babi, Warga Muslim Ditembaki Saat Shalat Isya di Kanada)

Saat ini kepolisian satuan taktis bersenjatakan lengkap telah diturunkan di sekitar area masjid. Area sekitar lokasi penembakan bahkan sudah diberi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

Sejauh ini, pihak kepolisian sudah menangkap dua orang terduga pelaku penembakan tersebut. Namun, belum ada informasi mendetail yang diberikan petugas terkait penangkapan itu.

Diberitakan sebelumnya telah terjadi insiden penembakan di salah satu Masjid di lingkungan Pusat Kebudayaan Islam Quebec, Kanada yang dilakukan oleh sekira tiga orang. Kejadian tersebut terjadi saat sekitar 40 orang jamaah sedang melakukan salat Isya dan menewaskan setidaknya lima orang.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina
Peristiwa - Selasa, 20 Februari 2018 - 21:04 WIB

Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina

Pentolan Front Pembebasan Islam Moro (MILF), Murad Ebrahim mensinyalir Daes sebutan lain bagi kelompok militan Islamic State (ISIS) yang bercokol ...
900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya
Global - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:19 WIB

900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya

Sebanyak 900 gerai KFC di Inggris terpaksa tutup untuk sementara.Hal itu karena mereka kekurangan bahan utama dari makanan cepat saji ...
AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 14:58 WIB

AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel

Amerika Serikat menyiapkan dana USD3,3 miliar atau senilai Rp45 triliun untuk militer Israel.Hal itu diumumkan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ...
Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 09:32 WIB

Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul

Hubungan Korea Selatan dan Korea Utara telah lama dingin. Bahkan Korut terprovokasi meluncurkan rudal percobaan karena Amerika Serikat menggelar latihan ...
Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili
Global - Senin, 12 Februari 2018 - 08:26 WIB

Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili

Anggota pasukan keamanan Myanmar terbukti telah menyiksa dan menghilangkan nyawa 10 orang warga Rohingnya di Rakhine.Mereka kini akan menghadapi tindakan ...
Miris, Suami Curi Ginjal Istri untuk Lunasi Utang Mahar
Global - Jumat, 9 Februari 2018 - 11:55 WIB

Miris, Suami Curi Ginjal Istri untuk Lunasi Utang Mahar

Nasib malang menimpa seorang perempuan di India bernama Rita. Ia harus menderita sekian lama karena tak tahu ginjalnya telah dicuri ...