Sabtu, 25 November 2017 | 06.59 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Jamaah Ditembaki di Masjid Kanada, PM Trudeau Nyatakan Belasungkawa

Jamaah Ditembaki di Masjid Kanada, PM Trudeau Nyatakan Belasungkawa

Reporter : M. Zaki | Senin, 30 Januari 2017 - 12:18 WIB

IMG-4292

Suasana di sekitar masjid setelah penembakan brutal terjadi. (Foto: AFP)

Quebec, kini.co.id – Perdana Menteri Kanadan, Justin Trudeau, nyatakan belasungkawa atas meninggalnya lima orang jamaah dalam insiden penembakan di sebuah Masjid di Quebec, Kanada, Minggu (29/1/2017) malam waktu setempat.

Hal tersebut disampaikannya melalui tulisannya di akun Twitter miliknya.

“Malam ini, Kanada berduka untuk mereka yang tewas dalam serangan pengecut di sebuah masjid di Kota Quebec. Doa saya menyertai para korban dan keluarga mereka,” tulisnya seperti dikutip pada Senin (30/1/2017).

Pria berusia 45 tahun tersebut bahkan mengatakan kalau Ia telah berbicara dengan Perdana Menteri Quebec, Phillipe Couillard, dan pejabat lainnya terkait insiden tersebut.

Mereka bahkan telah menawarkan bantuan yang dibutuhkan untuk keluarga korban.

Trudeau juga mengatakan bahwa negaranya terbuka untuk semua imigran menanggapi kebijakan baru Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang melarang masuknya imigran Muslim.

(Baca juga: Setelah Teror Kepala Babi, Warga Muslim Ditembaki Saat Shalat Isya di Kanada)

Saat ini kepolisian satuan taktis bersenjatakan lengkap telah diturunkan di sekitar area masjid. Area sekitar lokasi penembakan bahkan sudah diberi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

Sejauh ini, pihak kepolisian sudah menangkap dua orang terduga pelaku penembakan tersebut. Namun, belum ada informasi mendetail yang diberikan petugas terkait penangkapan itu.

Diberitakan sebelumnya telah terjadi insiden penembakan di salah satu Masjid di lingkungan Pusat Kebudayaan Islam Quebec, Kanada yang dilakukan oleh sekira tiga orang. Kejadian tersebut terjadi saat sekitar 40 orang jamaah sedang melakukan salat Isya dan menewaskan setidaknya lima orang.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Serangan di Sinai, Dubes: Tak ada WNI yang jadi korban
Peristiwa - Sabtu, 25 November 2017 - 02:16 WIB

Serangan di Sinai, Dubes: Tak ada WNI yang jadi korban

Dipastikan tak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban serangan teror bom di Sinai, Mesir, Jumat (24/11) waktu setempat. ...
Serangan saat Shalat Jumat, 184 oang Tewas di Sinai
Peristiwa - Sabtu, 25 November 2017 - 02:10 WIB

Serangan saat Shalat Jumat, 184 oang Tewas di Sinai

Sedikitnya 184 orang tewas dalam serangan bom dan tembakan di sebuah masjid di Semenanjung Sinai, utara Mesir. Serangan tersebut terjadi ...
Mugabe menolak diasingkan
Politik - Jumat, 24 November 2017 - 01:56 WIB

Mugabe menolak diasingkan

Mantan orang kuat di Zimbabwe, Robert Mugabe, mendapatkan kekebalan (imunitas) dari tuntutan hukum dan jaminan keselamatan sebagai bagian dari kesepakatan ...
Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau
Peristiwa - Selasa, 21 November 2017 - 08:55 WIB

Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau

Seumpama dibikin daftar orang yang paling dibenci sepanjang sejarah, maka sosok yang berada di peringkat pertama adalah Hitler. Ya, bagaimana ...
Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum
Global - Jumat, 17 November 2017 - 14:24 WIB

Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum

Lembaga pembela HAM menuding militer Myanmar melakukan kampanye genosida etnis Rohingya.Selain melakukan kekerasan, militer Myanmar juga dituduh melakukan pemerkosaan terhadap ...
Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa
Peristiwa - Selasa, 14 November 2017 - 08:27 WIB

Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter dengan kedalaman yang melanda perbatasan Irak dan Iran, Minggu (12/11/2017) menelan ratusan korban jiwa.Sejauh ini, ...