Sabtu, 25 November 2017 | 06.58 WIB
KiniNEWS>Dunia>Politik>Trump Larang Imigran Masuk AS, Ini Reaksi Bos Facebook dan Apple

Trump Larang Imigran Masuk AS, Ini Reaksi Bos Facebook dan Apple

Reporter : M. Zaki | Senin, 30 Januari 2017 - 08:00 WIB

IMG-4282

CEO Facebook, Mark Zuckerberg. (Ist)

Washington, kini.co.id – Kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump yang melarang para imigran dari 7 negara Muslim mendapat kritikan dari bos Facebook dan Apple.

CEO Facebook, Mark Zuckerberg bahkan mengingatkan kembali sejarah berdirinya Amerika pada tahun 1600-an.

Dikutip dari NPR, Senin (30/1/2017), ia mengatakan, Amerika merupakan negara imigran dimana seluruh penduduk merupakan pendatang di daerah yang dulu disebut “The New World” itu.

“AS adalah bangsa para imigran, dan kita harus bangga karenanya,” kata Mark Zuckerberg dalam laman Facebooknya.

Menurutnya, pemerintah AS memang harus menjaga agar negara dan rakyatnya aman.

“Namun, sebaiknya kita melakukannya terhadap mereka yang nyata menghadirkan ancaman,” kata Zuckerber.

Sementara CEO Apple, Tim Cook juga tidak mendukung kebijakan itu. Ia mengatakan Apple tidak akan pernah ada tanpa imigran.

Sebab para pegawai dan staffnya kebanyakan imigran dari berbagai negara.

“Apple tak akan pernah ada tanpa imigrasi, apalagi untuk berkembang dan berinovasi dengan cara yang akan kita lakukan,” ungkapnya.

Diketahui, Presiden AS Donald Trump melarang warga dari 7 negara muslim memasuki wilayahnya dengan alasan keamanan dari terorisme.

Selain itu, kebijakan ini memang janji Trump ketika berkampanye dalam Pilpres AS.

Adapun tujuh negara itu yakni Iran, Irak, Suriah, Sudah, Somalia, dan Yaman,

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Serangan di Sinai, Dubes: Tak ada WNI yang jadi korban
Peristiwa - Sabtu, 25 November 2017 - 02:16 WIB

Serangan di Sinai, Dubes: Tak ada WNI yang jadi korban

Dipastikan tak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban serangan teror bom di Sinai, Mesir, Jumat (24/11) waktu setempat. ...
Serangan saat Shalat Jumat, 184 oang Tewas di Sinai
Peristiwa - Sabtu, 25 November 2017 - 02:10 WIB

Serangan saat Shalat Jumat, 184 oang Tewas di Sinai

Sedikitnya 184 orang tewas dalam serangan bom dan tembakan di sebuah masjid di Semenanjung Sinai, utara Mesir. Serangan tersebut terjadi ...
Mugabe menolak diasingkan
Politik - Jumat, 24 November 2017 - 01:56 WIB

Mugabe menolak diasingkan

Mantan orang kuat di Zimbabwe, Robert Mugabe, mendapatkan kekebalan (imunitas) dari tuntutan hukum dan jaminan keselamatan sebagai bagian dari kesepakatan ...
Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau
Peristiwa - Selasa, 21 November 2017 - 08:55 WIB

Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau

Seumpama dibikin daftar orang yang paling dibenci sepanjang sejarah, maka sosok yang berada di peringkat pertama adalah Hitler. Ya, bagaimana ...
Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum
Global - Jumat, 17 November 2017 - 14:24 WIB

Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum

Lembaga pembela HAM menuding militer Myanmar melakukan kampanye genosida etnis Rohingya.Selain melakukan kekerasan, militer Myanmar juga dituduh melakukan pemerkosaan terhadap ...
Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa
Peristiwa - Selasa, 14 November 2017 - 08:27 WIB

Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter dengan kedalaman yang melanda perbatasan Irak dan Iran, Minggu (12/11/2017) menelan ratusan korban jiwa.Sejauh ini, ...