Sabtu, 25 November 2017 | 06.50 WIB
KiniNEWS>Dunia>Finance>Menjelang Lepas Jabatan, Obama Sempatkan Kirim 221 Juta Dolar ke Palestina

Menjelang Lepas Jabatan, Obama Sempatkan Kirim 221 Juta Dolar ke Palestina

Reporter : M. Zaki | Selasa, 24 Januari 2017 - 16:40 WIB

IMG-4271

Barack Obama. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Mantan Presiden Amerika, Barack Obama ternyata sempat mengirimkan bantuan sebesar 221 juta dolar ke otoritas Palestina. Padahal selama ini anggota Kongres dari Partai Republik menahan uang itu.

Kabarnya, Obama mencairkan dana tersebut dan memberi tahu anggota kongres beberapa jam sebelum Donald Trump dilantik menjadi Presiden AS.

Dilansir dari Business Insider, Selasa (24/1/2017) dana tersebut dikeluarkan pada Jumat pagi. Adapun dana yang dicairkan itu adalah US$ 227 juta lebih dana untuk urusan luar negeri. Dan itu termasuk US$ 4 juta untuk program perubahan iklim dan US$ 1,25 juta untuk PBB.

Terkait dana untuk Palestina itu, sebenarnya Kongres telah menyetujui dana itu masuk ke APBN 2015 dan 2016 AS. Namun ada dua anggota parlemen yang menahannya. Namun, langkah Kongres tidak mengikat secara legal. Oleh sebab itu, sewaktu-waktu pihak presiden bisa melangkahi proses itu.

Laporan pencairan dana Palestina dibocorkan oleh sejumlah pejabat berwenang. Meski demikian, yang bersangkutan memilih untuk tidak menyebutkan namanya. Sebab bocornya dana Palestina ke publik bisa membuat pihak Trump dan Kongres marah.

Sebelumnya, Trump telah bersumpah akan menjadi pendukung terkuat Israel dan telah mengundang PM Benjamin Netanyahu ke Gedung Putih pada Februari mendatang.

Trump yang juga terkenal anti-Islam itu berjanji akan memindahkan Kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Serangan di Sinai, Dubes: Tak ada WNI yang jadi korban
Peristiwa - Sabtu, 25 November 2017 - 02:16 WIB

Serangan di Sinai, Dubes: Tak ada WNI yang jadi korban

Dipastikan tak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban serangan teror bom di Sinai, Mesir, Jumat (24/11) waktu setempat. ...
Serangan saat Shalat Jumat, 184 oang Tewas di Sinai
Peristiwa - Sabtu, 25 November 2017 - 02:10 WIB

Serangan saat Shalat Jumat, 184 oang Tewas di Sinai

Sedikitnya 184 orang tewas dalam serangan bom dan tembakan di sebuah masjid di Semenanjung Sinai, utara Mesir. Serangan tersebut terjadi ...
Mugabe menolak diasingkan
Politik - Jumat, 24 November 2017 - 01:56 WIB

Mugabe menolak diasingkan

Mantan orang kuat di Zimbabwe, Robert Mugabe, mendapatkan kekebalan (imunitas) dari tuntutan hukum dan jaminan keselamatan sebagai bagian dari kesepakatan ...
Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau
Peristiwa - Selasa, 21 November 2017 - 08:55 WIB

Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau

Seumpama dibikin daftar orang yang paling dibenci sepanjang sejarah, maka sosok yang berada di peringkat pertama adalah Hitler. Ya, bagaimana ...
Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum
Global - Jumat, 17 November 2017 - 14:24 WIB

Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum

Lembaga pembela HAM menuding militer Myanmar melakukan kampanye genosida etnis Rohingya.Selain melakukan kekerasan, militer Myanmar juga dituduh melakukan pemerkosaan terhadap ...
Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa
Peristiwa - Selasa, 14 November 2017 - 08:27 WIB

Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter dengan kedalaman yang melanda perbatasan Irak dan Iran, Minggu (12/11/2017) menelan ratusan korban jiwa.Sejauh ini, ...