Kamis, 22 Februari 2018 | 08.13 WIB
KiniNEWS>Dunia>Finance>Menjelang Lepas Jabatan, Obama Sempatkan Kirim 221 Juta Dolar ke Palestina

Menjelang Lepas Jabatan, Obama Sempatkan Kirim 221 Juta Dolar ke Palestina

Reporter : M. Zaki | Selasa, 24 Januari 2017 - 16:40 WIB

IMG-4271

Barack Obama. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Mantan Presiden Amerika, Barack Obama ternyata sempat mengirimkan bantuan sebesar 221 juta dolar ke otoritas Palestina. Padahal selama ini anggota Kongres dari Partai Republik menahan uang itu.

Kabarnya, Obama mencairkan dana tersebut dan memberi tahu anggota kongres beberapa jam sebelum Donald Trump dilantik menjadi Presiden AS.

Dilansir dari Business Insider, Selasa (24/1/2017) dana tersebut dikeluarkan pada Jumat pagi. Adapun dana yang dicairkan itu adalah US$ 227 juta lebih dana untuk urusan luar negeri. Dan itu termasuk US$ 4 juta untuk program perubahan iklim dan US$ 1,25 juta untuk PBB.

Terkait dana untuk Palestina itu, sebenarnya Kongres telah menyetujui dana itu masuk ke APBN 2015 dan 2016 AS. Namun ada dua anggota parlemen yang menahannya. Namun, langkah Kongres tidak mengikat secara legal. Oleh sebab itu, sewaktu-waktu pihak presiden bisa melangkahi proses itu.

Laporan pencairan dana Palestina dibocorkan oleh sejumlah pejabat berwenang. Meski demikian, yang bersangkutan memilih untuk tidak menyebutkan namanya. Sebab bocornya dana Palestina ke publik bisa membuat pihak Trump dan Kongres marah.

Sebelumnya, Trump telah bersumpah akan menjadi pendukung terkuat Israel dan telah mengundang PM Benjamin Netanyahu ke Gedung Putih pada Februari mendatang.

Trump yang juga terkenal anti-Islam itu berjanji akan memindahkan Kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina
Peristiwa - Selasa, 20 Februari 2018 - 21:04 WIB

Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina

Pentolan Front Pembebasan Islam Moro (MILF), Murad Ebrahim mensinyalir Daes sebutan lain bagi kelompok militan Islamic State (ISIS) yang bercokol ...
900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya
Global - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:19 WIB

900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya

Sebanyak 900 gerai KFC di Inggris terpaksa tutup untuk sementara.Hal itu karena mereka kekurangan bahan utama dari makanan cepat saji ...
AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 14:58 WIB

AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel

Amerika Serikat menyiapkan dana USD3,3 miliar atau senilai Rp45 triliun untuk militer Israel.Hal itu diumumkan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ...
Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 09:32 WIB

Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul

Hubungan Korea Selatan dan Korea Utara telah lama dingin. Bahkan Korut terprovokasi meluncurkan rudal percobaan karena Amerika Serikat menggelar latihan ...
Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili
Global - Senin, 12 Februari 2018 - 08:26 WIB

Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili

Anggota pasukan keamanan Myanmar terbukti telah menyiksa dan menghilangkan nyawa 10 orang warga Rohingnya di Rakhine.Mereka kini akan menghadapi tindakan ...
Miris, Suami Curi Ginjal Istri untuk Lunasi Utang Mahar
Global - Jumat, 9 Februari 2018 - 11:55 WIB

Miris, Suami Curi Ginjal Istri untuk Lunasi Utang Mahar

Nasib malang menimpa seorang perempuan di India bernama Rita. Ia harus menderita sekian lama karena tak tahu ginjalnya telah dicuri ...