Jumat, 22 September 2017 | 13.10 WIB
KiniNEWS>Dunia>Politik>Hukuman Gantung untuk 26 Orang di Banglades

Hukuman Gantung untuk 26 Orang di Banglades

Reporter : Ary Syahputra | Senin, 16 Januari 2017 - 18:19 WIB

IMG-4242

Ilustrasi hukuman gantung (ist)

DHAKA, kini.co.id – 26 orang yang terlibat pembunuhan dan penculikan sejak April 2014 mendapatkan hukuman gantung di sebuah pengadilan di Banglades, Senin (16/1).

Tepat di kota Narayanganj, Hakim Syed Enayet Hossain menyebutkan sembilan terdakwan dijatuhi hukuman sampai 17 tahun penjara. Sedangkan 26 orang divonis hukuman gantung, 16 diantaranya merupakan anggota Batalion Akis Cepat (RAB).

“Dari 26 orang yang dijatuhi hukuman gantung, 16 di antaranya adalah anggota Batalyon Aksi Cepat (RAB),” ujar jaksa penuntut SM Wazed Ali.

Seorang yang mendapatk hukuman mati, Tarek Sayeed adalah menantu seorang menteri di kabinet perdana menteri Sheikh Hasina.

Dari total terdakwa, 23 orang dihadirkan di persidangan, 12 lainnya masih buron.

Nur Hossain, salah satu terpidana mati, kabur ke India usai melakukan pembunuhan. Dia tertangkap di kota Kalkuta dan langsung diekstradisi ke Banglades.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 00:06 WIB

Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh

Sebagian pengungsi muslim Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh akhirnya bisa mengakses tenda bantuan dari pemerintah Indonesia, Kamis (21/9)."Hari ini ...
421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM
Global - Rabu, 20 September 2017 - 12:02 WIB

421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dinilai tidak tegas terhadap Myanmar yang telah melakukan pembantaian terhadap ribuan orang yang merupakan etnis Rohingya ...
Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 11:41 WIB

Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya

Tragedi pembantaian Rohingya di oleh pemerintah Myanmar membuat dunia berduka. Demikian pula Arab Saudi yang merupakan negara dengan mayoritas muslim.Sang ...
Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi
Global - Selasa, 19 September 2017 - 14:54 WIB

Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi

Dikecam, ditegur, hingga diberi sanksi ternyata samasekali tak menghentikan aksi Korea Utara (Korut) untuk tetap melakukan program nuklirnya.Dengan bangga, Korut ...
Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh
Global - Selasa, 19 September 2017 - 09:27 WIB

Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh

Meski dicibir di Tanah Air, bantuan Indonesia nyatanya telah sampai di camp pengungsi Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh, Senin ...
Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim
Global - Senin, 18 September 2017 - 17:31 WIB

Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim

Dulunya merupakan tempat sakral dan tempat ibadah bagi umat Islam, kini Masjid Ibrahim berubah menjadi tempat pesta para Yahudi di ...