Jumat, 22 September 2017 | 13.04 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Ada Logo ISIS di HP, Warga Padang Dideportasi dari Malaysia

Ada Logo ISIS di HP, Warga Padang Dideportasi dari Malaysia

Reporter : Ade Pane | Rabu, 11 Januari 2017 - 16:02 WIB

IMG-4235

ISIS (Ilustrasi)

Batam, kini.co.id – Gara-gara menyimpan logi ISIS di handphone, 8 Warga Negara Indonesia (WNI) dideportasi dari Malaysia. Delapan WNI itu merupakan santri Pondok Pesantren Darul Hadits, Bukit Tinggi, Sumatera Barat.

“Tanggal 10 Januari terdapat delapan WNI yang dideportasi oleh Otoritas Malaysia melalui Batam,” ujar Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri, Muhammad Iqbal, Rabu (11/1/2016).

Deportasi itu dilakukan setelah mereka terbukti menyimpan foto lambang ISIS di HP mereka setelah diperiksa melalui proses verifikasi di negeri jiran tersebut.

Ia menyebutkan Mereka ke Malaysia pada 3 Januari lalu dan sempat bermalam di Kuala Lumpur selama tiga hari.

“Mereka tinggal di sana salah satunya untuk mengobati salah satu anggota mereka. Mereka juga sempat menginap satu malam di Pelis lalu tanggal 7 Januari, berangkat ke Pattani untuk belajar sistem pendidikan di sebuah lembaga pendidikan agama Islam di sana,” tutur Iqbal.

Delapan santri ini berangkat ke Singapura melalui Johor pada 9 Januari 2017 lalu. Rencananya akan menginap sehari di negeri itu. Namun, setibanya di sana, mereka dicegat pihak imigrasi.

“Pihal imigrasi mengenakan status Not To Land (NTL) kepada mereka. Alasan utamanya adalah karena ditemukan gambar di HP mereka yang terkait dgn ISIS,” papar Iqbal.

Atas temuan itu, mereka langsung dideportasi dari Singapura ke Malaysia. Di Malaysia, delapan WNI itu ditangani E8 IPK Kepolisian Malaysia (Unit Anti Teror). Tanggal 10 Januari dilakukan pendalaman terhadap mereka dan diambil beberapa kesimpulan.

Namun mereka dibebaskan namun harus tetap meninggalkan Malaysia. Mereka selanjutnya dipulangkan melalui Batam dan diserahkan kepada Polda Kepri untuk penanganan serta pendalaman lebih lanjut.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 00:06 WIB

Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh

Sebagian pengungsi muslim Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh akhirnya bisa mengakses tenda bantuan dari pemerintah Indonesia, Kamis (21/9)."Hari ini ...
421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM
Global - Rabu, 20 September 2017 - 12:02 WIB

421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dinilai tidak tegas terhadap Myanmar yang telah melakukan pembantaian terhadap ribuan orang yang merupakan etnis Rohingya ...
Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 11:41 WIB

Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya

Tragedi pembantaian Rohingya di oleh pemerintah Myanmar membuat dunia berduka. Demikian pula Arab Saudi yang merupakan negara dengan mayoritas muslim.Sang ...
Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi
Global - Selasa, 19 September 2017 - 14:54 WIB

Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi

Dikecam, ditegur, hingga diberi sanksi ternyata samasekali tak menghentikan aksi Korea Utara (Korut) untuk tetap melakukan program nuklirnya.Dengan bangga, Korut ...
Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh
Global - Selasa, 19 September 2017 - 09:27 WIB

Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh

Meski dicibir di Tanah Air, bantuan Indonesia nyatanya telah sampai di camp pengungsi Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh, Senin ...
Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim
Global - Senin, 18 September 2017 - 17:31 WIB

Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim

Dulunya merupakan tempat sakral dan tempat ibadah bagi umat Islam, kini Masjid Ibrahim berubah menjadi tempat pesta para Yahudi di ...