Sabtu, 25 November 2017 | 07.00 WIB
KiniNEWS>Dunia>Politik>Sebelum Dilantik, Donald Trump Sapu Bersih Diplomat Era Obama

Sebelum Dilantik, Donald Trump Sapu Bersih Diplomat Era Obama

Reporter : M. Zaki | Sabtu, 7 Januari 2017 - 10:54 WIB

IMG-4230

Donald Trump. (Ist)

Washington, kini.co.id – Usai terpilih menjadi Presiden AS ke-45, Donald Trump tampakny ingin mengubah seluruh wajah pemerintahannya. Meski belum dilantik, Trump ingin menyapu bersih semua diplomat di era Presiden Barack Obama dari pemerintahannya.

Dilansir dari New York Times, Sabtu (7/1/2017), tim transisi Trump dikabarkan mendesak semua duta besar yang dipilih Presiden Barack Obama untuk keluar dari pos mereka pada saat pelantikannya nanti di 20 Januari 2017.

Mereka mengeluarkan mandat yang diteruskan kepada pada diplomat pada 23 Desember 2016 lalu. Dalam mandat “tanpa pengecualian” itu, semua diplomat harus meninggalkan pos mereka.

Nah, sebagai gantinya diplomat-diplomat di pemerintahan Trump akan ditentukan oleh Rex Tillerson, eks bos Exxon Mobil yang dipilih Trump sebagai menteri luar negeri pemerintahannya.

Sejauh ini, tim transisi Trump telah menentukan Dubes AS untuk Israel yakni David Friedman dan Dubes AS untuk Cina, Terry Branstad.

Bahkan istri Trump, Ivana Trump berminat menjadi Dubes AS untuk Ceko, yang merupakan tempat kelahirannya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Serangan di Sinai, Dubes: Tak ada WNI yang jadi korban
Peristiwa - Sabtu, 25 November 2017 - 02:16 WIB

Serangan di Sinai, Dubes: Tak ada WNI yang jadi korban

Dipastikan tak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban serangan teror bom di Sinai, Mesir, Jumat (24/11) waktu setempat. ...
Serangan saat Shalat Jumat, 184 oang Tewas di Sinai
Peristiwa - Sabtu, 25 November 2017 - 02:10 WIB

Serangan saat Shalat Jumat, 184 oang Tewas di Sinai

Sedikitnya 184 orang tewas dalam serangan bom dan tembakan di sebuah masjid di Semenanjung Sinai, utara Mesir. Serangan tersebut terjadi ...
Mugabe menolak diasingkan
Politik - Jumat, 24 November 2017 - 01:56 WIB

Mugabe menolak diasingkan

Mantan orang kuat di Zimbabwe, Robert Mugabe, mendapatkan kekebalan (imunitas) dari tuntutan hukum dan jaminan keselamatan sebagai bagian dari kesepakatan ...
Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau
Peristiwa - Selasa, 21 November 2017 - 08:55 WIB

Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau

Seumpama dibikin daftar orang yang paling dibenci sepanjang sejarah, maka sosok yang berada di peringkat pertama adalah Hitler. Ya, bagaimana ...
Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum
Global - Jumat, 17 November 2017 - 14:24 WIB

Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum

Lembaga pembela HAM menuding militer Myanmar melakukan kampanye genosida etnis Rohingya.Selain melakukan kekerasan, militer Myanmar juga dituduh melakukan pemerkosaan terhadap ...
Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa
Peristiwa - Selasa, 14 November 2017 - 08:27 WIB

Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter dengan kedalaman yang melanda perbatasan Irak dan Iran, Minggu (12/11/2017) menelan ratusan korban jiwa.Sejauh ini, ...