Jumat, 22 September 2017 | 13.20 WIB
KiniNEWS>Dunia>Politik>Sebelum Dilantik, Donald Trump Sapu Bersih Diplomat Era Obama

Sebelum Dilantik, Donald Trump Sapu Bersih Diplomat Era Obama

Reporter : M. Zaki | Sabtu, 7 Januari 2017 - 10:54 WIB

IMG-4230

Donald Trump. (Ist)

Washington, kini.co.id – Usai terpilih menjadi Presiden AS ke-45, Donald Trump tampakny ingin mengubah seluruh wajah pemerintahannya. Meski belum dilantik, Trump ingin menyapu bersih semua diplomat di era Presiden Barack Obama dari pemerintahannya.

Dilansir dari New York Times, Sabtu (7/1/2017), tim transisi Trump dikabarkan mendesak semua duta besar yang dipilih Presiden Barack Obama untuk keluar dari pos mereka pada saat pelantikannya nanti di 20 Januari 2017.

Mereka mengeluarkan mandat yang diteruskan kepada pada diplomat pada 23 Desember 2016 lalu. Dalam mandat “tanpa pengecualian” itu, semua diplomat harus meninggalkan pos mereka.

Nah, sebagai gantinya diplomat-diplomat di pemerintahan Trump akan ditentukan oleh Rex Tillerson, eks bos Exxon Mobil yang dipilih Trump sebagai menteri luar negeri pemerintahannya.

Sejauh ini, tim transisi Trump telah menentukan Dubes AS untuk Israel yakni David Friedman dan Dubes AS untuk Cina, Terry Branstad.

Bahkan istri Trump, Ivana Trump berminat menjadi Dubes AS untuk Ceko, yang merupakan tempat kelahirannya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 00:06 WIB

Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh

Sebagian pengungsi muslim Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh akhirnya bisa mengakses tenda bantuan dari pemerintah Indonesia, Kamis (21/9)."Hari ini ...
421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM
Global - Rabu, 20 September 2017 - 12:02 WIB

421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dinilai tidak tegas terhadap Myanmar yang telah melakukan pembantaian terhadap ribuan orang yang merupakan etnis Rohingya ...
Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 11:41 WIB

Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya

Tragedi pembantaian Rohingya di oleh pemerintah Myanmar membuat dunia berduka. Demikian pula Arab Saudi yang merupakan negara dengan mayoritas muslim.Sang ...
Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi
Global - Selasa, 19 September 2017 - 14:54 WIB

Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi

Dikecam, ditegur, hingga diberi sanksi ternyata samasekali tak menghentikan aksi Korea Utara (Korut) untuk tetap melakukan program nuklirnya.Dengan bangga, Korut ...
Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh
Global - Selasa, 19 September 2017 - 09:27 WIB

Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh

Meski dicibir di Tanah Air, bantuan Indonesia nyatanya telah sampai di camp pengungsi Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh, Senin ...
Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim
Global - Senin, 18 September 2017 - 17:31 WIB

Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim

Dulunya merupakan tempat sakral dan tempat ibadah bagi umat Islam, kini Masjid Ibrahim berubah menjadi tempat pesta para Yahudi di ...