Wednesday, 15 August 2018 | 16.08 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Suyanti , TKI Asal Medan Ini Disiksa Majikannya Di Malaysia

Suyanti , TKI Asal Medan Ini Disiksa Majikannya Di Malaysia

Saturday, 24 December 2016 - 16:19 WIB

IMG-4206

Suyanti TKI asal Medan yang disiksa majikanya di Malaysia (KiniNews/The Star)

Malaysia, kini.co.id – Penganiayaan TKI kembali terjadi, kali ini menimpa Suyanti (19) bin Sutrisno warga Kisaran, Kota Medan, Sumut, yang baru saja sekitar dua minggi bekerja di Malaysia disiksa majikannya hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Duta besar republik Indonesia untuk Malaysia Herman Prayitno mengatakan, staf kedubes sudah menghubungi polisi serta mengunjungi Suyanti yang sedang dirawat di University Malaya Medical Centre (UMMC).

“Setelah keluar dari rumah sakit, dia akan tinggal di kedutaan sambil menunggu kasus ini (untuk diselidiki). Majikan tidak seharusnya memperlakukan pembantunya seperti itu. Saya berharap bahwa pelaku dapat dibawa ke pengadilan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya,” katanya, seperti dilansir The Star, Sabtu (24/12).

Ketua Satgas Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur, Yusron D Ambary menyebutkan, Suyanti ditemukan pingsan di jalan dan dilarikan ke RS PPUM di Kuala Lumpur pada 21 Desember 2016 dengan luka di sekujur tubuh akibat penyiksaan.

Yusron mengatakan Satgas telah menemui korban di rumah sakit dan berhasil mewawancarainya.

“Yang bersangkutan masuk Malaysia 7 Desember melalui Tanjung Balai ke Port Klang. Dijemput seorang agen dan langsung diantar ke rumah majikannya seorang wanita pada tanggal 8 Desember,” kata Yusron di Malaysia.

Ia menyebutkan penyiksaan oleh majikan dimulai seminggu setelah dia kerja di tempat tersebut.

“Yang bersangkutan lari tanggal 21 Desember saat majikan mengancam dengan pisau besar. Di sekujur tubuh korban dari kepala hingga kaki ada luka tanda-tanda bekas kekerasan,” ujarnya.

Dia mengatakan polisi telah memeriksa korban dan mengantongi data majikan serta menangkapnya.

Sementara sejumlah media di Malaysia memberitakan Wakil Ketua Polisi Daerah Petaling Jaya, Superintendan Mohd Ali Thamby mengatakan majikan berusia 43 tahun ditahan polisi setelah menyerahkan diri di Balai Polisi Mutiara Damansara di Petaling Jaya. Perintah penahanan terhadap pelaku hingga Rabu 28 Desember 2016 sudah berhasil diperoleh pihak kepolisian.

“Korban berada dalam kondisi stabil. Saya berharap masyarakat tidak berspekulasi atas kasus tersebut,” ucap Mohd Ali Thamby.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Global - Sunday, 10 December 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:25 WIB

Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka

Setelah keputusan Presiden AS, Donald Trump soal Yerusalem, hububgan Palestina dan Israel semakin buruk.Sejak Jumat (8/12/2017), Israel mulai menggempur Jalur ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:04 WIB

DK PBB Kritik Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem

Keputusan sepihak Presiden AS Donald Trump yang menjadikan Yerusalem sebagai Ibukota Israel mendapat kecaman dari PBB.Pasalnya, PBB selama ini mengupayakan ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 18:20 WIB

Al- Qaidah serukan pengikutnya berjihad terkait status Yerusalem

Keputusan Pesiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang berkeras menyatakan Kota Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, mendapat kecaman bukan cuma organisasi ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:41 WIB

Lawan Keputusan Trump, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia

Gelombang protes terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel datang dari berbagai negara di dunia. ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:33 WIB

Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem

Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal status kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel ditentang banyak pihak. Para pemimpin negara ...
Place your ads here...