Kamis, 22 Februari 2018 | 17.40 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Suyanti , TKI Asal Medan Ini Disiksa Majikannya Di Malaysia

Suyanti , TKI Asal Medan Ini Disiksa Majikannya Di Malaysia

Sabtu, 24 Desember 2016 - 16:19 WIB

IMG-4206

Suyanti TKI asal Medan yang disiksa majikanya di Malaysia (KiniNews/The Star)

Malaysia, kini.co.id – Penganiayaan TKI kembali terjadi, kali ini menimpa Suyanti (19) bin Sutrisno warga Kisaran, Kota Medan, Sumut, yang baru saja sekitar dua minggi bekerja di Malaysia disiksa majikannya hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Duta besar republik Indonesia untuk Malaysia Herman Prayitno mengatakan, staf kedubes sudah menghubungi polisi serta mengunjungi Suyanti yang sedang dirawat di University Malaya Medical Centre (UMMC).

“Setelah keluar dari rumah sakit, dia akan tinggal di kedutaan sambil menunggu kasus ini (untuk diselidiki). Majikan tidak seharusnya memperlakukan pembantunya seperti itu. Saya berharap bahwa pelaku dapat dibawa ke pengadilan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya,” katanya, seperti dilansir The Star, Sabtu (24/12).

Ketua Satgas Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur, Yusron D Ambary menyebutkan, Suyanti ditemukan pingsan di jalan dan dilarikan ke RS PPUM di Kuala Lumpur pada 21 Desember 2016 dengan luka di sekujur tubuh akibat penyiksaan.

Yusron mengatakan Satgas telah menemui korban di rumah sakit dan berhasil mewawancarainya.

“Yang bersangkutan masuk Malaysia 7 Desember melalui Tanjung Balai ke Port Klang. Dijemput seorang agen dan langsung diantar ke rumah majikannya seorang wanita pada tanggal 8 Desember,” kata Yusron di Malaysia.

Ia menyebutkan penyiksaan oleh majikan dimulai seminggu setelah dia kerja di tempat tersebut.

“Yang bersangkutan lari tanggal 21 Desember saat majikan mengancam dengan pisau besar. Di sekujur tubuh korban dari kepala hingga kaki ada luka tanda-tanda bekas kekerasan,” ujarnya.

Dia mengatakan polisi telah memeriksa korban dan mengantongi data majikan serta menangkapnya.

Sementara sejumlah media di Malaysia memberitakan Wakil Ketua Polisi Daerah Petaling Jaya, Superintendan Mohd Ali Thamby mengatakan majikan berusia 43 tahun ditahan polisi setelah menyerahkan diri di Balai Polisi Mutiara Damansara di Petaling Jaya. Perintah penahanan terhadap pelaku hingga Rabu 28 Desember 2016 sudah berhasil diperoleh pihak kepolisian.

“Korban berada dalam kondisi stabil. Saya berharap masyarakat tidak berspekulasi atas kasus tersebut,” ucap Mohd Ali Thamby.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Gerilyawan Taliban palak kantor media untuk biayai aksinya
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 13:25 WIB

Gerilyawan Taliban palak kantor media untuk biayai aksinya

Diduga untuk menambah pundi-pundi dalam membiayai aksinya, gerilyawan Taliban mengenakan pajak dengan cara mengancam sejumlah kantor-kantor berita di Afghanistan apabila ...
Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina
Peristiwa - Selasa, 20 Februari 2018 - 21:04 WIB

Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina

Pentolan Front Pembebasan Islam Moro (MILF), Murad Ebrahim mensinyalir Daes sebutan lain bagi kelompok militan Islamic State (ISIS) yang bercokol ...
900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya
Global - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:19 WIB

900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya

Sebanyak 900 gerai KFC di Inggris terpaksa tutup untuk sementara.Hal itu karena mereka kekurangan bahan utama dari makanan cepat saji ...
AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 14:58 WIB

AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel

Amerika Serikat menyiapkan dana USD3,3 miliar atau senilai Rp45 triliun untuk militer Israel.Hal itu diumumkan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ...
Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 09:32 WIB

Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul

Hubungan Korea Selatan dan Korea Utara telah lama dingin. Bahkan Korut terprovokasi meluncurkan rudal percobaan karena Amerika Serikat menggelar latihan ...
Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili
Global - Senin, 12 Februari 2018 - 08:26 WIB

Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili

Anggota pasukan keamanan Myanmar terbukti telah menyiksa dan menghilangkan nyawa 10 orang warga Rohingnya di Rakhine.Mereka kini akan menghadapi tindakan ...