Kamis, 17 Januari 2019 | 02.25 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Suyanti , TKI Asal Medan Ini Disiksa Majikannya Di Malaysia

Suyanti , TKI Asal Medan Ini Disiksa Majikannya Di Malaysia

Sabtu, 24 Desember 2016 - 16:19 WIB

IMG-4206

Suyanti TKI asal Medan yang disiksa majikanya di Malaysia (KiniNews/The Star)

Malaysia, kini.co.id – Penganiayaan TKI kembali terjadi, kali ini menimpa Suyanti (19) bin Sutrisno warga Kisaran, Kota Medan, Sumut, yang baru saja sekitar dua minggi bekerja di Malaysia disiksa majikannya hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Duta besar republik Indonesia untuk Malaysia Herman Prayitno mengatakan, staf kedubes sudah menghubungi polisi serta mengunjungi Suyanti yang sedang dirawat di University Malaya Medical Centre (UMMC).

“Setelah keluar dari rumah sakit, dia akan tinggal di kedutaan sambil menunggu kasus ini (untuk diselidiki). Majikan tidak seharusnya memperlakukan pembantunya seperti itu. Saya berharap bahwa pelaku dapat dibawa ke pengadilan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya,” katanya, seperti dilansir The Star, Sabtu (24/12).

Ketua Satgas Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur, Yusron D Ambary menyebutkan, Suyanti ditemukan pingsan di jalan dan dilarikan ke RS PPUM di Kuala Lumpur pada 21 Desember 2016 dengan luka di sekujur tubuh akibat penyiksaan.

Yusron mengatakan Satgas telah menemui korban di rumah sakit dan berhasil mewawancarainya.

“Yang bersangkutan masuk Malaysia 7 Desember melalui Tanjung Balai ke Port Klang. Dijemput seorang agen dan langsung diantar ke rumah majikannya seorang wanita pada tanggal 8 Desember,” kata Yusron di Malaysia.

Ia menyebutkan penyiksaan oleh majikan dimulai seminggu setelah dia kerja di tempat tersebut.

“Yang bersangkutan lari tanggal 21 Desember saat majikan mengancam dengan pisau besar. Di sekujur tubuh korban dari kepala hingga kaki ada luka tanda-tanda bekas kekerasan,” ujarnya.

Dia mengatakan polisi telah memeriksa korban dan mengantongi data majikan serta menangkapnya.

Sementara sejumlah media di Malaysia memberitakan Wakil Ketua Polisi Daerah Petaling Jaya, Superintendan Mohd Ali Thamby mengatakan majikan berusia 43 tahun ditahan polisi setelah menyerahkan diri di Balai Polisi Mutiara Damansara di Petaling Jaya. Perintah penahanan terhadap pelaku hingga Rabu 28 Desember 2016 sudah berhasil diperoleh pihak kepolisian.

“Korban berada dalam kondisi stabil. Saya berharap masyarakat tidak berspekulasi atas kasus tersebut,” ucap Mohd Ali Thamby.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Peristiwa - Jumat, 11 Januari 2019 - 13:43 WIB

Meninggalkan Dunia Entertain, Kini Meghan Markle Siap Kembali Berakting

Menjadi istri pangeran kerajaan membuat Meghan Markle berkomitmen melepaskan segala keartisannya termasuk berhenti syuting dan menghapus Instagram miliknya.Hal itu karena ...
Politik - Kamis, 10 Januari 2019 - 15:00 WIB

Tiga WN Malaysia ditangkap karena hina mantan Raja

DUA laki-laki dan seorang perempuan ditangkap otoritas Malaysia dengan dugaan menghina mantan Raja Malaysia, Sultan Muhammad V dari Kelantan, sehubungan ...
Global - Selasa, 8 Januari 2019 - 10:14 WIB

Trump Tarik Pasukan, Erdogan Sebut Turki Akan Gantikan AS di Suriah

Presiden AS, Donald Trump berencana menarik pasukannya dari Suriah. Hal itu dilakukan karena AS mengklaim, ISIS telah dimusnahkan, sehingga AS ...
Peristiwa - Selasa, 8 Januari 2019 - 10:00 WIB

Nasib Gembong Pornografi Anak, Tewas Dikeroyok Napi dalam Penjara

Seorang gembong pornografi anak, Christian Maire menjadi narapidana didi Lembaga Permasyarakatan Milan di Michigan.Belum lama ini ia dikabarkan tewas dikeroyok ...
Politik - Senin, 7 Januari 2019 - 20:25 WIB

Khawatir dibunuh, perempuan Saudi mengurung diri di Thailand

SEORANG perempuan asal Arab Saudi, Rahaf Mohammed al-Qunun, ditahan di Thailand ketika berencana lari ke Australia untuk meminta suaka. Dia ...
Peristiwa - Senin, 7 Januari 2019 - 10:56 WIB

Sebelum Mundur, Raja Malaysia Nikahi Mantan Miss Moscow

Muhammad Sultan V mendadak menanggalkan jabatannya sebagai Raja Malaysia. Ini merupakan yang pertama kali dalam sejarah. Sebab, sebelumnya tidak ada ...