Sabtu, 25 November 2017 | 06.49 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Serangan Truk di Pasar Natal Jerman, Pelaku Diduga Kelompok ISIS

Serangan Truk di Pasar Natal Jerman, Pelaku Diduga Kelompok ISIS

Reporter : Bambang Medy | Jumat, 23 Desember 2016 - 11:48 WIB

IMG-4194

Truk yang menyerang Pasar Natal di Berlin. (Ist)

Berlin, kini.co.id – Penyidikan terhadap serangan truk lori di Berlin, Jerman beberapa waktu lalu terus dilanjutkan. Kabar teranyar, Polisi Berlin mencurigai pelaku serangan merupakan orang yang berhubungan dengan jaringan teroris ISIS.

Pasalnya, terduga pelaku tertangkap kamera CCTV berada di dekat masjid beberapa jam setelah insiden yang menewaskan 12 orang dan melukai 56 orang yang berada di pasar malam Natal tersebut.

Dilansir dari Dailymail, Jumat (23/12/2016), pria yang tertangkap kamera itu diduga Anis Amri yang merupakan tersangka pelaku penabrakan terhadap orang-orang di pasar malam menggunakan truk lorry seberat 25 ton.

Media Jerman melaporkan menemukan sosok diduga Anis Amri berada di dekat masjid. Pria itu menggunakan jaket hitam dan kupluk hitam serta menggunakan smartphone.

(Baca juga: Mirip Teror Perancis: Truk Tabrak Warga di Pasar Natal Berlin, 12 Orang Meninggal)

Sosok yang sama juga terlihat di lokasi yang sama beberapa hari sebelum serangan ke pasar malam Natal. Pihak masjid juga mengerti ketika polisi memburu orang yang paling dicari se-Eropa itu ke dalam masjid.

Tetangga mereka juga sedang dicari, menurut media Jerman. Hal ini karena yang bersangkutan pernah digrebek atas tuduhan mereka mengumpulkan uang untuk ekstremis di Suriah. Selain itu, seorang imam berada di bawah pengawasan polisi saat ini.

Amri yang merupakan pencari suaka itu diketahui masuk ke Berlin dari Tunisia melalui Italia.

Polisi Jerman menetapkan Anis Amri sebagai tersangka utama dalam serangan setelah menemukan ID nya – tampaknya ditinggalkan oleh pencari suaka itu di dalam truk saat ia melarikan diri dari TKP.

Meskipun demikian publik Jerman bertanya-tanya dengan kejanggalan penetapan tersangka tersebut. Mereka heran kenapa seorang pembunuh yang melakukan serangan meninggalkan dompet dan kartu identitasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Serangan di Sinai, Dubes: Tak ada WNI yang jadi korban
Peristiwa - Sabtu, 25 November 2017 - 02:16 WIB

Serangan di Sinai, Dubes: Tak ada WNI yang jadi korban

Dipastikan tak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban serangan teror bom di Sinai, Mesir, Jumat (24/11) waktu setempat. ...
Serangan saat Shalat Jumat, 184 oang Tewas di Sinai
Peristiwa - Sabtu, 25 November 2017 - 02:10 WIB

Serangan saat Shalat Jumat, 184 oang Tewas di Sinai

Sedikitnya 184 orang tewas dalam serangan bom dan tembakan di sebuah masjid di Semenanjung Sinai, utara Mesir. Serangan tersebut terjadi ...
Mugabe menolak diasingkan
Politik - Jumat, 24 November 2017 - 01:56 WIB

Mugabe menolak diasingkan

Mantan orang kuat di Zimbabwe, Robert Mugabe, mendapatkan kekebalan (imunitas) dari tuntutan hukum dan jaminan keselamatan sebagai bagian dari kesepakatan ...
Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau
Peristiwa - Selasa, 21 November 2017 - 08:55 WIB

Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau

Seumpama dibikin daftar orang yang paling dibenci sepanjang sejarah, maka sosok yang berada di peringkat pertama adalah Hitler. Ya, bagaimana ...
Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum
Global - Jumat, 17 November 2017 - 14:24 WIB

Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum

Lembaga pembela HAM menuding militer Myanmar melakukan kampanye genosida etnis Rohingya.Selain melakukan kekerasan, militer Myanmar juga dituduh melakukan pemerkosaan terhadap ...
Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa
Peristiwa - Selasa, 14 November 2017 - 08:27 WIB

Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter dengan kedalaman yang melanda perbatasan Irak dan Iran, Minggu (12/11/2017) menelan ratusan korban jiwa.Sejauh ini, ...