Jumat, 22 September 2017 | 13.20 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Serangan Truk di Pasar Natal Jerman, Pelaku Diduga Kelompok ISIS

Serangan Truk di Pasar Natal Jerman, Pelaku Diduga Kelompok ISIS

Reporter : Bambang Medy | Jumat, 23 Desember 2016 - 11:48 WIB

IMG-4194

Truk yang menyerang Pasar Natal di Berlin. (Ist)

Berlin, kini.co.id – Penyidikan terhadap serangan truk lori di Berlin, Jerman beberapa waktu lalu terus dilanjutkan. Kabar teranyar, Polisi Berlin mencurigai pelaku serangan merupakan orang yang berhubungan dengan jaringan teroris ISIS.

Pasalnya, terduga pelaku tertangkap kamera CCTV berada di dekat masjid beberapa jam setelah insiden yang menewaskan 12 orang dan melukai 56 orang yang berada di pasar malam Natal tersebut.

Dilansir dari Dailymail, Jumat (23/12/2016), pria yang tertangkap kamera itu diduga Anis Amri yang merupakan tersangka pelaku penabrakan terhadap orang-orang di pasar malam menggunakan truk lorry seberat 25 ton.

Media Jerman melaporkan menemukan sosok diduga Anis Amri berada di dekat masjid. Pria itu menggunakan jaket hitam dan kupluk hitam serta menggunakan smartphone.

(Baca juga: Mirip Teror Perancis: Truk Tabrak Warga di Pasar Natal Berlin, 12 Orang Meninggal)

Sosok yang sama juga terlihat di lokasi yang sama beberapa hari sebelum serangan ke pasar malam Natal. Pihak masjid juga mengerti ketika polisi memburu orang yang paling dicari se-Eropa itu ke dalam masjid.

Tetangga mereka juga sedang dicari, menurut media Jerman. Hal ini karena yang bersangkutan pernah digrebek atas tuduhan mereka mengumpulkan uang untuk ekstremis di Suriah. Selain itu, seorang imam berada di bawah pengawasan polisi saat ini.

Amri yang merupakan pencari suaka itu diketahui masuk ke Berlin dari Tunisia melalui Italia.

Polisi Jerman menetapkan Anis Amri sebagai tersangka utama dalam serangan setelah menemukan ID nya – tampaknya ditinggalkan oleh pencari suaka itu di dalam truk saat ia melarikan diri dari TKP.

Meskipun demikian publik Jerman bertanya-tanya dengan kejanggalan penetapan tersangka tersebut. Mereka heran kenapa seorang pembunuh yang melakukan serangan meninggalkan dompet dan kartu identitasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 00:06 WIB

Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh

Sebagian pengungsi muslim Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh akhirnya bisa mengakses tenda bantuan dari pemerintah Indonesia, Kamis (21/9)."Hari ini ...
421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM
Global - Rabu, 20 September 2017 - 12:02 WIB

421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dinilai tidak tegas terhadap Myanmar yang telah melakukan pembantaian terhadap ribuan orang yang merupakan etnis Rohingya ...
Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 11:41 WIB

Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya

Tragedi pembantaian Rohingya di oleh pemerintah Myanmar membuat dunia berduka. Demikian pula Arab Saudi yang merupakan negara dengan mayoritas muslim.Sang ...
Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi
Global - Selasa, 19 September 2017 - 14:54 WIB

Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi

Dikecam, ditegur, hingga diberi sanksi ternyata samasekali tak menghentikan aksi Korea Utara (Korut) untuk tetap melakukan program nuklirnya.Dengan bangga, Korut ...
Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh
Global - Selasa, 19 September 2017 - 09:27 WIB

Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh

Meski dicibir di Tanah Air, bantuan Indonesia nyatanya telah sampai di camp pengungsi Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh, Senin ...
Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim
Global - Senin, 18 September 2017 - 17:31 WIB

Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim

Dulunya merupakan tempat sakral dan tempat ibadah bagi umat Islam, kini Masjid Ibrahim berubah menjadi tempat pesta para Yahudi di ...