Kamis, 22 Februari 2018 | 08.13 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Serangan Truk di Pasar Natal Jerman, Pelaku Diduga Kelompok ISIS

Serangan Truk di Pasar Natal Jerman, Pelaku Diduga Kelompok ISIS

Reporter : Bambang Medy | Jumat, 23 Desember 2016 - 11:48 WIB

IMG-4194

Truk yang menyerang Pasar Natal di Berlin. (Ist)

Berlin, kini.co.id – Penyidikan terhadap serangan truk lori di Berlin, Jerman beberapa waktu lalu terus dilanjutkan. Kabar teranyar, Polisi Berlin mencurigai pelaku serangan merupakan orang yang berhubungan dengan jaringan teroris ISIS.

Pasalnya, terduga pelaku tertangkap kamera CCTV berada di dekat masjid beberapa jam setelah insiden yang menewaskan 12 orang dan melukai 56 orang yang berada di pasar malam Natal tersebut.

Dilansir dari Dailymail, Jumat (23/12/2016), pria yang tertangkap kamera itu diduga Anis Amri yang merupakan tersangka pelaku penabrakan terhadap orang-orang di pasar malam menggunakan truk lorry seberat 25 ton.

Media Jerman melaporkan menemukan sosok diduga Anis Amri berada di dekat masjid. Pria itu menggunakan jaket hitam dan kupluk hitam serta menggunakan smartphone.

(Baca juga: Mirip Teror Perancis: Truk Tabrak Warga di Pasar Natal Berlin, 12 Orang Meninggal)

Sosok yang sama juga terlihat di lokasi yang sama beberapa hari sebelum serangan ke pasar malam Natal. Pihak masjid juga mengerti ketika polisi memburu orang yang paling dicari se-Eropa itu ke dalam masjid.

Tetangga mereka juga sedang dicari, menurut media Jerman. Hal ini karena yang bersangkutan pernah digrebek atas tuduhan mereka mengumpulkan uang untuk ekstremis di Suriah. Selain itu, seorang imam berada di bawah pengawasan polisi saat ini.

Amri yang merupakan pencari suaka itu diketahui masuk ke Berlin dari Tunisia melalui Italia.

Polisi Jerman menetapkan Anis Amri sebagai tersangka utama dalam serangan setelah menemukan ID nya – tampaknya ditinggalkan oleh pencari suaka itu di dalam truk saat ia melarikan diri dari TKP.

Meskipun demikian publik Jerman bertanya-tanya dengan kejanggalan penetapan tersangka tersebut. Mereka heran kenapa seorang pembunuh yang melakukan serangan meninggalkan dompet dan kartu identitasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina
Peristiwa - Selasa, 20 Februari 2018 - 21:04 WIB

Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina

Pentolan Front Pembebasan Islam Moro (MILF), Murad Ebrahim mensinyalir Daes sebutan lain bagi kelompok militan Islamic State (ISIS) yang bercokol ...
900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya
Global - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:19 WIB

900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya

Sebanyak 900 gerai KFC di Inggris terpaksa tutup untuk sementara.Hal itu karena mereka kekurangan bahan utama dari makanan cepat saji ...
AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 14:58 WIB

AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel

Amerika Serikat menyiapkan dana USD3,3 miliar atau senilai Rp45 triliun untuk militer Israel.Hal itu diumumkan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ...
Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 09:32 WIB

Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul

Hubungan Korea Selatan dan Korea Utara telah lama dingin. Bahkan Korut terprovokasi meluncurkan rudal percobaan karena Amerika Serikat menggelar latihan ...
Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili
Global - Senin, 12 Februari 2018 - 08:26 WIB

Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili

Anggota pasukan keamanan Myanmar terbukti telah menyiksa dan menghilangkan nyawa 10 orang warga Rohingnya di Rakhine.Mereka kini akan menghadapi tindakan ...
Miris, Suami Curi Ginjal Istri untuk Lunasi Utang Mahar
Global - Jumat, 9 Februari 2018 - 11:55 WIB

Miris, Suami Curi Ginjal Istri untuk Lunasi Utang Mahar

Nasib malang menimpa seorang perempuan di India bernama Rita. Ia harus menderita sekian lama karena tak tahu ginjalnya telah dicuri ...