Kamis, 22 Februari 2018 | 08.14 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Dituduh Terlibat Pembunuhan Dubes Rusia, Pemerintah AS: Konyol!

Dituduh Terlibat Pembunuhan Dubes Rusia, Pemerintah AS: Konyol!

Reporter : Bambang Medy | Kamis, 22 Desember 2016 - 17:14 WIB

IMG-4189

Donald Trump (kininews/ist)

Washington, kini.co.id – Amerika Serikat diisukan terlibat dalam pembunuhan Duta Besar Rusia di Turki beberapa waktu lalu. Ini menyusul sebuah pernyataan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang menyebut pelaku merupakan pengikut Fethullah Gulen.

Namun, Amerika Serikat lewat Juru bicara Departemen Luar Negeri AS John Kirby membantah tuduhan itu. Ia mengatakan tuduhan itu sangat konyol dan tidak berdasar.

“Klaim ini sangat menggelikan, sungguh palsu, tidak ada berdasar dan tidak benar. Gagasan jika AS mendukung atau terlibat dalam aksi tersebut benar-benar konyol,” katanya.

Sebelumnya, seorang Dubes Rusia di Turki tewas ditembak orang tak dikenal beberapa waktu lalu. Pemerintah Rusia dan Turki sepakat menyebut serangan itu sebagai terorisme.

Belakangan AS disebut-sebut terlibat dalam penyerangan itu karena pelaku diduga pengikut ulama Fethullah Gullen yang merupakan dalang peristiwa kudeta Turki. Kudeta itu sendiri disebut didukung oleh AS melalui Gullen.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina
Peristiwa - Selasa, 20 Februari 2018 - 21:04 WIB

Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina

Pentolan Front Pembebasan Islam Moro (MILF), Murad Ebrahim mensinyalir Daes sebutan lain bagi kelompok militan Islamic State (ISIS) yang bercokol ...
900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya
Global - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:19 WIB

900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya

Sebanyak 900 gerai KFC di Inggris terpaksa tutup untuk sementara.Hal itu karena mereka kekurangan bahan utama dari makanan cepat saji ...
AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 14:58 WIB

AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel

Amerika Serikat menyiapkan dana USD3,3 miliar atau senilai Rp45 triliun untuk militer Israel.Hal itu diumumkan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ...
Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 09:32 WIB

Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul

Hubungan Korea Selatan dan Korea Utara telah lama dingin. Bahkan Korut terprovokasi meluncurkan rudal percobaan karena Amerika Serikat menggelar latihan ...
Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili
Global - Senin, 12 Februari 2018 - 08:26 WIB

Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili

Anggota pasukan keamanan Myanmar terbukti telah menyiksa dan menghilangkan nyawa 10 orang warga Rohingnya di Rakhine.Mereka kini akan menghadapi tindakan ...
Miris, Suami Curi Ginjal Istri untuk Lunasi Utang Mahar
Global - Jumat, 9 Februari 2018 - 11:55 WIB

Miris, Suami Curi Ginjal Istri untuk Lunasi Utang Mahar

Nasib malang menimpa seorang perempuan di India bernama Rita. Ia harus menderita sekian lama karena tak tahu ginjalnya telah dicuri ...