Jumat, 22 September 2017 | 13.21 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Dituduh Terlibat Pembunuhan Dubes Rusia, Pemerintah AS: Konyol!

Dituduh Terlibat Pembunuhan Dubes Rusia, Pemerintah AS: Konyol!

Reporter : Bambang Medy | Kamis, 22 Desember 2016 - 17:14 WIB

IMG-4189

Donald Trump (kininews/ist)

Washington, kini.co.id – Amerika Serikat diisukan terlibat dalam pembunuhan Duta Besar Rusia di Turki beberapa waktu lalu. Ini menyusul sebuah pernyataan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang menyebut pelaku merupakan pengikut Fethullah Gulen.

Namun, Amerika Serikat lewat Juru bicara Departemen Luar Negeri AS John Kirby membantah tuduhan itu. Ia mengatakan tuduhan itu sangat konyol dan tidak berdasar.

“Klaim ini sangat menggelikan, sungguh palsu, tidak ada berdasar dan tidak benar. Gagasan jika AS mendukung atau terlibat dalam aksi tersebut benar-benar konyol,” katanya.

Sebelumnya, seorang Dubes Rusia di Turki tewas ditembak orang tak dikenal beberapa waktu lalu. Pemerintah Rusia dan Turki sepakat menyebut serangan itu sebagai terorisme.

Belakangan AS disebut-sebut terlibat dalam penyerangan itu karena pelaku diduga pengikut ulama Fethullah Gullen yang merupakan dalang peristiwa kudeta Turki. Kudeta itu sendiri disebut didukung oleh AS melalui Gullen.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 00:06 WIB

Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh

Sebagian pengungsi muslim Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh akhirnya bisa mengakses tenda bantuan dari pemerintah Indonesia, Kamis (21/9)."Hari ini ...
421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM
Global - Rabu, 20 September 2017 - 12:02 WIB

421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dinilai tidak tegas terhadap Myanmar yang telah melakukan pembantaian terhadap ribuan orang yang merupakan etnis Rohingya ...
Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 11:41 WIB

Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya

Tragedi pembantaian Rohingya di oleh pemerintah Myanmar membuat dunia berduka. Demikian pula Arab Saudi yang merupakan negara dengan mayoritas muslim.Sang ...
Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi
Global - Selasa, 19 September 2017 - 14:54 WIB

Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi

Dikecam, ditegur, hingga diberi sanksi ternyata samasekali tak menghentikan aksi Korea Utara (Korut) untuk tetap melakukan program nuklirnya.Dengan bangga, Korut ...
Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh
Global - Selasa, 19 September 2017 - 09:27 WIB

Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh

Meski dicibir di Tanah Air, bantuan Indonesia nyatanya telah sampai di camp pengungsi Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh, Senin ...
Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim
Global - Senin, 18 September 2017 - 17:31 WIB

Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim

Dulunya merupakan tempat sakral dan tempat ibadah bagi umat Islam, kini Masjid Ibrahim berubah menjadi tempat pesta para Yahudi di ...