Selasa, 21 November 2017 | 11.27 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Diplomat Korea Tertangkap Kamera Lakukan Kekerasan Seks Pada Gadis di Bawah Umur

Diplomat Korea Tertangkap Kamera Lakukan Kekerasan Seks Pada Gadis di Bawah Umur

Reporter : Ary Syahputra | Rabu, 21 Desember 2016 - 15:36 WIB

IMG-4175

Diplomat korea tertangkap kamera melakukan kekerasan seks kepada gadis dibawah umur (Koreaboo)

kini.co.id – Tersebarnya video dari salah seorang diplomat korea yang menganggu gadis remaja membuat dirinya dibicarakan banyak orang.

Video tersebut merupakan video cuplikan dari salah satu program televisi Cili, En Su Propia Trampa, yang di-upload pada 15 Desember lalu. En Su Propia Trampa sendiri berarti ‘jatuh ke dalam perangkap.’

Cuplikan tersebut menampilkan seorang diplomat Korea yang merangkul leher seorang remaja dan mencoba menciumnya secara paksa, lalu menariknya masuk kerumahnya.

Kejadian tersebut terjadi saat diplomat tersebut sedang mengajari remaja yang diketahui masih berusia 14 tahun tersebut bahasa Korea di rumahnya.

Dikutip dari Koreaboo, Rabu (21/12/2016), saat ini masyarakat lokal khawatir kejadian tersebut akan memberikan pengaruh yang negatif terhadap budaya Korea (Korean Wave) yang menyebar di Amerika Latin.

Di Amerika Pusat dan Selatan, pengaruh K-Pop dan drama Korea sangat kuat di mana penggemar dari mereka adalah anak remaja.

Masyarakat Cili mulai merespon dan bertambah khawatir jika mereka juga akan terkena pengaruh negatif saat tinggal dengan orang-orang Korea.

Pihak berwajib kini sedang melakukan penyelidikan terhadap diplomat yang dicurigai tersebut. Mereka akan mulai dengan pendisiplinan dan membawa ke ranah hukum jika dugaan tersebut terbukti.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau
Peristiwa - Selasa, 21 November 2017 - 08:55 WIB

Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau

Seumpama dibikin daftar orang yang paling dibenci sepanjang sejarah, maka sosok yang berada di peringkat pertama adalah Hitler. Ya, bagaimana ...
Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum
Global - Jumat, 17 November 2017 - 14:24 WIB

Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum

Lembaga pembela HAM menuding militer Myanmar melakukan kampanye genosida etnis Rohingya.Selain melakukan kekerasan, militer Myanmar juga dituduh melakukan pemerkosaan terhadap ...
Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa
Peristiwa - Selasa, 14 November 2017 - 08:27 WIB

Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter dengan kedalaman yang melanda perbatasan Irak dan Iran, Minggu (12/11/2017) menelan ratusan korban jiwa.Sejauh ini, ...
Gempa 7,3 SR di Perbatasan Irak Telan 61 Korban Jiwa
Peristiwa - Senin, 13 November 2017 - 07:31 WIB

Gempa 7,3 SR di Perbatasan Irak Telan 61 Korban Jiwa

Perbatasan Irak-Iran diguncang gempa berkekuatan 7,3 SR.Media di Irak, Pirhossein Koulivand mengatakan bahwa setidaknya 61 orang telah terbunuh dan 300 ...
Hindari Perang Nuklir, Korut Sebut AS Harus Singkirkan Donald Trump
Global - Kamis, 9 November 2017 - 09:32 WIB

Hindari Perang Nuklir, Korut Sebut AS Harus Singkirkan Donald Trump

Ketidaksukaan Korea Utara terhadap kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump semakin menjadi. Bukannya gentar terhadap tekanan AS dan PBB, Korut ...
Filipina Amankan WNI Istri Petinggi Kelompok Maute
Global - Senin, 6 November 2017 - 10:35 WIB

Filipina Amankan WNI Istri Petinggi Kelompok Maute

Kepolisian Filipina menyatakan telah membekuk Minhati Madrais, istri Omarkhayam Maute salah satu petinggi ISIS di Filipina yang sempat menguasai Kota ...