Kamis, 22 Februari 2018 | 08.13 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Ibu Pergi ke Pesta, Balita Tewas Digerogoti Tikus

Ibu Pergi ke Pesta, Balita Tewas Digerogoti Tikus

Reporter : Riki AB. | Rabu, 21 Desember 2016 - 14:24 WIB

IMG-4172

Ilustrasi

Johannesburg, kini.co.id – Peristiwa mengerikan terjadi terhadap balita malang yang ditinggal ibunya pergi ke pesta. Akibat berada seorang diri di rumah, balita itu tewas mengenaskan setelah dimakan tikus raksasa.

Balita malang yang tinggal di kawasan Katlehong di Johannesburg, Afrika Selatan itu ditemukan dalam keadaan berlumur darah dan sebagian bagian tubuhnya menghilang.

“Bayi itu meninggal secara menderita. Lidah, mata, dan jari-jarinya telah disantap. Selain itu tubuhnya penuh dengan luka gigitan tikus,” kata seorang tetangga dikutip dari The Sun.

Sang ibu memang dikenal gemar pesta dan sering meninggalkan anaknya untuk pergi minum-minum. Oleh karena itu sang ibu nyaris dimassa warga akibat perbuatannya itu. Untungnya, polisi segera datang sehingga ia selamat dari amukan massa.

Dikutip dari news.com.au, tetangga mereka yang bernama Noluthando mengaku mendengar jeritan ibu muda itu saat subuh ketika melihat bayinya meninggal. Saat itu ia pulang pesta bersama kekasih barunya dan menemukan bayinya sudah meninggal.

“Mereka menemukan bayi itu sudah meninggal. Mereka mengaku bahwa bayi itu terbakar.”

Pemilik tempat tinggal, Mama Sesi Mtshali, mengatakan bahwa wanita itu keluar dari gubuk pada jam 6.30 pagi waktu setempat setelah menemukan bayinya.

Kata Mtshali, “Ada banyak tikus di daerah ini. Ia meninggalkan anak-anak tanpa pengawasan sepanjang malam dan mereka menangis hingga tertidur. Ia seharusnya tidak meninggalkan bayi-bayi sendirian.”

Tikus raksasa sendiri banyak berkeliaran di Afrika Selatan. Kejadian ini juga bukan kali pertama terjadi di daerah tersebut. Pada 2011, seorang balita juga sempat menjadi korban tikus tersebut.

Bukan berukuran seperti tikus biasa, tikus raksasa ini justru punya tubuh sebesar kucing. Berikut ini gambar seekor tikus raksasa yang tertangkap di Gambia.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina
Peristiwa - Selasa, 20 Februari 2018 - 21:04 WIB

Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina

Pentolan Front Pembebasan Islam Moro (MILF), Murad Ebrahim mensinyalir Daes sebutan lain bagi kelompok militan Islamic State (ISIS) yang bercokol ...
900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya
Global - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:19 WIB

900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya

Sebanyak 900 gerai KFC di Inggris terpaksa tutup untuk sementara.Hal itu karena mereka kekurangan bahan utama dari makanan cepat saji ...
AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 14:58 WIB

AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel

Amerika Serikat menyiapkan dana USD3,3 miliar atau senilai Rp45 triliun untuk militer Israel.Hal itu diumumkan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ...
Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 09:32 WIB

Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul

Hubungan Korea Selatan dan Korea Utara telah lama dingin. Bahkan Korut terprovokasi meluncurkan rudal percobaan karena Amerika Serikat menggelar latihan ...
Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili
Global - Senin, 12 Februari 2018 - 08:26 WIB

Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili

Anggota pasukan keamanan Myanmar terbukti telah menyiksa dan menghilangkan nyawa 10 orang warga Rohingnya di Rakhine.Mereka kini akan menghadapi tindakan ...
Miris, Suami Curi Ginjal Istri untuk Lunasi Utang Mahar
Global - Jumat, 9 Februari 2018 - 11:55 WIB

Miris, Suami Curi Ginjal Istri untuk Lunasi Utang Mahar

Nasib malang menimpa seorang perempuan di India bernama Rita. Ia harus menderita sekian lama karena tak tahu ginjalnya telah dicuri ...