Jumat, 22 September 2017 | 13.20 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Ibu Pergi ke Pesta, Balita Tewas Digerogoti Tikus

Ibu Pergi ke Pesta, Balita Tewas Digerogoti Tikus

Reporter : Riki AB. | Rabu, 21 Desember 2016 - 14:24 WIB

IMG-4172

Ilustrasi

Johannesburg, kini.co.id – Peristiwa mengerikan terjadi terhadap balita malang yang ditinggal ibunya pergi ke pesta. Akibat berada seorang diri di rumah, balita itu tewas mengenaskan setelah dimakan tikus raksasa.

Balita malang yang tinggal di kawasan Katlehong di Johannesburg, Afrika Selatan itu ditemukan dalam keadaan berlumur darah dan sebagian bagian tubuhnya menghilang.

“Bayi itu meninggal secara menderita. Lidah, mata, dan jari-jarinya telah disantap. Selain itu tubuhnya penuh dengan luka gigitan tikus,” kata seorang tetangga dikutip dari The Sun.

Sang ibu memang dikenal gemar pesta dan sering meninggalkan anaknya untuk pergi minum-minum. Oleh karena itu sang ibu nyaris dimassa warga akibat perbuatannya itu. Untungnya, polisi segera datang sehingga ia selamat dari amukan massa.

Dikutip dari news.com.au, tetangga mereka yang bernama Noluthando mengaku mendengar jeritan ibu muda itu saat subuh ketika melihat bayinya meninggal. Saat itu ia pulang pesta bersama kekasih barunya dan menemukan bayinya sudah meninggal.

“Mereka menemukan bayi itu sudah meninggal. Mereka mengaku bahwa bayi itu terbakar.”

Pemilik tempat tinggal, Mama Sesi Mtshali, mengatakan bahwa wanita itu keluar dari gubuk pada jam 6.30 pagi waktu setempat setelah menemukan bayinya.

Kata Mtshali, “Ada banyak tikus di daerah ini. Ia meninggalkan anak-anak tanpa pengawasan sepanjang malam dan mereka menangis hingga tertidur. Ia seharusnya tidak meninggalkan bayi-bayi sendirian.”

Tikus raksasa sendiri banyak berkeliaran di Afrika Selatan. Kejadian ini juga bukan kali pertama terjadi di daerah tersebut. Pada 2011, seorang balita juga sempat menjadi korban tikus tersebut.

Bukan berukuran seperti tikus biasa, tikus raksasa ini justru punya tubuh sebesar kucing. Berikut ini gambar seekor tikus raksasa yang tertangkap di Gambia.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 00:06 WIB

Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh

Sebagian pengungsi muslim Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh akhirnya bisa mengakses tenda bantuan dari pemerintah Indonesia, Kamis (21/9)."Hari ini ...
421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM
Global - Rabu, 20 September 2017 - 12:02 WIB

421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dinilai tidak tegas terhadap Myanmar yang telah melakukan pembantaian terhadap ribuan orang yang merupakan etnis Rohingya ...
Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 11:41 WIB

Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya

Tragedi pembantaian Rohingya di oleh pemerintah Myanmar membuat dunia berduka. Demikian pula Arab Saudi yang merupakan negara dengan mayoritas muslim.Sang ...
Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi
Global - Selasa, 19 September 2017 - 14:54 WIB

Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi

Dikecam, ditegur, hingga diberi sanksi ternyata samasekali tak menghentikan aksi Korea Utara (Korut) untuk tetap melakukan program nuklirnya.Dengan bangga, Korut ...
Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh
Global - Selasa, 19 September 2017 - 09:27 WIB

Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh

Meski dicibir di Tanah Air, bantuan Indonesia nyatanya telah sampai di camp pengungsi Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh, Senin ...
Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim
Global - Senin, 18 September 2017 - 17:31 WIB

Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim

Dulunya merupakan tempat sakral dan tempat ibadah bagi umat Islam, kini Masjid Ibrahim berubah menjadi tempat pesta para Yahudi di ...