Kamis, 22 Februari 2018 | 08.13 WIB
KiniNEWS>Dunia>Politik>Memburuknya Kondisi Allepo, Indonesia Serukan Gencatan Senjata

Memburuknya Kondisi Allepo, Indonesia Serukan Gencatan Senjata

Sabtu, 17 Desember 2016 - 23:51 WIB

IMG-4147

Warga Allepo diungsikan (KiniNews/The New York Time)

Jakarta, kini.co.id – Pemerintah Indonesia terus mengikuti berbagai perkembangan di Aleppo, Suriah. Indonesia sangat khawatir dengan semakin memburuknya situasi kemanusiaan di Aleppo, Suriah.

Konflik di Suriah telah memakan banyak korban dari kalangan warga sipil termasuk perempuan dan anak-anak.

“Indonesia serukan agar gencatan senjata segera dicapai dan meminta agar pemberian bantuan kemanusiaan menjadi prioritas bagi semua pihak,” ungkap pihak Kementrian Luar Negeri RI dalam pernyataan tertulisnya, Sabtu (17/12).

Pemerintah Indonesia juga menurut Kemenlu, mendorong agar akses penuh dan tanpa hambatan segera diberikan bagi penyaluran bantuan kemanusiaan untuk warga Suriah di kota Aleppo dan wilayah Suriah lainnya, khususnya yang dilakukan baik oleh PBB maupun organisasi kemanusiaan internasional lainnya.

“Indonesia menyerukan agar proses perundingan perdamaian secara inklusif dan bersifat non-sectarian antara pihak yang bertikai segera dimulai kembali,” sebutnya.

Indonesia juga tambah pihak Kemenlu, mendorong agar Dewan Keamanan PBB dapat mengambil langkah secara konkrit terhadap tercapainya gencatan senjata dan penghentian kekerasan, serta dalam penyelesaian konflik di Suriah yang telah berlangsung lebih dari lima tahun.

Selain itu, pemerinah Indonesia menekankan pentingnya penyelesaian konflik di Suriah, melalui perundingan dan negosiasi serta harus menghormati prinsip-prinsip seperti perlindungan dan penghormatan terhadap HAM, dan penghormatan terhadap kedaulatan, integritas dan keutuhan wilayah Suriah.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina
Peristiwa - Selasa, 20 Februari 2018 - 21:04 WIB

Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina

Pentolan Front Pembebasan Islam Moro (MILF), Murad Ebrahim mensinyalir Daes sebutan lain bagi kelompok militan Islamic State (ISIS) yang bercokol ...
900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya
Global - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:19 WIB

900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya

Sebanyak 900 gerai KFC di Inggris terpaksa tutup untuk sementara.Hal itu karena mereka kekurangan bahan utama dari makanan cepat saji ...
AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 14:58 WIB

AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel

Amerika Serikat menyiapkan dana USD3,3 miliar atau senilai Rp45 triliun untuk militer Israel.Hal itu diumumkan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ...
Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 09:32 WIB

Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul

Hubungan Korea Selatan dan Korea Utara telah lama dingin. Bahkan Korut terprovokasi meluncurkan rudal percobaan karena Amerika Serikat menggelar latihan ...
Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili
Global - Senin, 12 Februari 2018 - 08:26 WIB

Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili

Anggota pasukan keamanan Myanmar terbukti telah menyiksa dan menghilangkan nyawa 10 orang warga Rohingnya di Rakhine.Mereka kini akan menghadapi tindakan ...
Miris, Suami Curi Ginjal Istri untuk Lunasi Utang Mahar
Global - Jumat, 9 Februari 2018 - 11:55 WIB

Miris, Suami Curi Ginjal Istri untuk Lunasi Utang Mahar

Nasib malang menimpa seorang perempuan di India bernama Rita. Ia harus menderita sekian lama karena tak tahu ginjalnya telah dicuri ...