Selasa, 21 November 2017 | 11.21 WIB
KiniNEWS>Dunia>Politik>Harits Ulya Sindir Jokowi, Naif Hanya Fokus ISIS Lupa Soal Allepo

Harits Ulya Sindir Jokowi, Naif Hanya Fokus ISIS Lupa Soal Allepo

Sabtu, 17 Desember 2016 - 16:02 WIB

IMG-4141

Warga sipil Allepo (Aljazzira)

Jakarta, kini.co.id – Pengamat terorisme yang juga Direktur CIIA Harits Abu Ulya menyebutkan pemerintah Indonesia seharusnya berperan aktif terhadap tragedi pembantaian yang dilakukan pemerintah Bashar Ashad kepada rakyat Aleppo.

“Suriah itu tidak hanya cerita ISIS, ada rakyat jelata yang dibantai rezim Bashar Ashad, jika rezim Jokowi hanya fokus isu ISIS, itu sangat naif,” kata Harits dalam kicauan twitternya, Sabtu (17/12).

Menurut Harits, konsep dan praktek Nasionalisme dinilai mematikan kesadaran bersaudara sebagai muslim. Terlebih matinya nurani para punggawa di negeri ini.

Maka dari itu, Harits mengajak kepada semua umat Islam di Indonesia, untuk bersama-sama mengulurkan tangan semampu yang bisa dilakukan untuk Allepo, tak perlu menunggu tentara apalagi Polisi berangkat untuk menolong mereka (warga sipil Allepo,red).

“Allepo juga kita, mereka memanggil kita. Mimpi PBB dan semisalnya untuk berbuat, mimpi TNI dan Brimob, sibuk mimpi, Allepo bisa usai,” tegasnya.

Harits pun menyindir langkah Jokowi saat insiden pembakaran Masjid Talikora dimana para pendeta diundang ke Istana, sementara saat ini Aleppo berdarah-darah malah “senyum simpul” di Iran.

Sementera itu menurut pengamat politik Internasional dari UI, Beginda Pakpahan, menyebutkan solusi atas konflik di Aleppo hanya bisa diselesaikan dengan cara duduk bersama antara pihak yang bertikai di kawasan tersebut.

“Jadi yang pertama bisa kita lakukan sebatas di koridor kemanusiaan yakni mendorong kesempatan yang lebih luas kepada palang merah dunia untuk melakukan perannya,” kata Beginda.

Menurut Beginda saat ini palang merah dunia menjadi organisasi yang dianggap mampu menjembatani dan menolong warga sipil yang masih berada di Aleppo Timur yang baru saja dikuasai oleh Pemerintahan Suriah dibantu Rusia dan para sekutunya.

“Kita berharap warga sipil di Aleppo Timur bisa segera dipindahkan ke tempat yang lebih aman,” katanya.

Masyarakat di Tanah Air, kata Beginda, juga dimungkinkan untuk membantu warga sipil di Aleppo dengan menyalurkan bantuan melalui palang merah dunia.

Secara umum, kata Beginda konflik yang terjadi di wilayah itu melibatkan banyak pihak termasuk di Suriah secara lebih luas sekalipun, Pemerintah Suriah memerangi kelompok-kelompok yang mereka anggap pemberontak, misalnya di beberapa tempat, rezim Bashar al Assad memerangi ISIS.

Sedangkan di beberapa tempat lain, pemberontak dan kelompok-kelompok bersenjata Kurdi memerangi ISIS.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau
Peristiwa - Selasa, 21 November 2017 - 08:55 WIB

Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau

Seumpama dibikin daftar orang yang paling dibenci sepanjang sejarah, maka sosok yang berada di peringkat pertama adalah Hitler. Ya, bagaimana ...
Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum
Global - Jumat, 17 November 2017 - 14:24 WIB

Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum

Lembaga pembela HAM menuding militer Myanmar melakukan kampanye genosida etnis Rohingya.Selain melakukan kekerasan, militer Myanmar juga dituduh melakukan pemerkosaan terhadap ...
Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa
Peristiwa - Selasa, 14 November 2017 - 08:27 WIB

Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter dengan kedalaman yang melanda perbatasan Irak dan Iran, Minggu (12/11/2017) menelan ratusan korban jiwa.Sejauh ini, ...
Gempa 7,3 SR di Perbatasan Irak Telan 61 Korban Jiwa
Peristiwa - Senin, 13 November 2017 - 07:31 WIB

Gempa 7,3 SR di Perbatasan Irak Telan 61 Korban Jiwa

Perbatasan Irak-Iran diguncang gempa berkekuatan 7,3 SR.Media di Irak, Pirhossein Koulivand mengatakan bahwa setidaknya 61 orang telah terbunuh dan 300 ...
Hindari Perang Nuklir, Korut Sebut AS Harus Singkirkan Donald Trump
Global - Kamis, 9 November 2017 - 09:32 WIB

Hindari Perang Nuklir, Korut Sebut AS Harus Singkirkan Donald Trump

Ketidaksukaan Korea Utara terhadap kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump semakin menjadi. Bukannya gentar terhadap tekanan AS dan PBB, Korut ...
Filipina Amankan WNI Istri Petinggi Kelompok Maute
Global - Senin, 6 November 2017 - 10:35 WIB

Filipina Amankan WNI Istri Petinggi Kelompok Maute

Kepolisian Filipina menyatakan telah membekuk Minhati Madrais, istri Omarkhayam Maute salah satu petinggi ISIS di Filipina yang sempat menguasai Kota ...