Selasa, 21 November 2017 | 11.26 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Bocah Tewas Kelaparan Ditinggal Ibunya Berlibur

Bocah Tewas Kelaparan Ditinggal Ibunya Berlibur

Reporter : Bambang Medy | Sabtu, 17 Desember 2016 - 14:59 WIB

IMG-4139

Daniil 23 bulan (kiri) dan Anna (2) kanan (Ist)

Ukraina, kini.co.id – Kepolisian Ukraina berhasil menangkap Vladislava Podchapko (20), ibu muda yang telah tega meninggalkan kedua anaknya selama sembilan hari dan menyebabkan salah satu anaknya tewas karena kelaparan.

Podchapko diketahui pergi berlibur dengan kekasihnya selama berhari-hari tanpa membawa kedua anaknya. Ia tega meninggalkan anaknya begitu saja di rumah tanpa adanya pengawasan dari orang dewasa ataupun memberitahukan orang lain.

Ketika diinterogasi polisi, Podchapko mengatakan jika dia tidak tahu jika anak-anak akan meninggal saat ia tinggal selama berhari-hari.

“Aku tidak tahu anak-anak akan meninggal,” ucapnya kepada polisi.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh tetangga Podchapko. Ketika itu seorang tetangga mendengar suara tangisan anak-anak di rumah Podchapko. Kemudian dia segera menelepon polisi setempat untuk mengecek kebenarannya.

Saat ditemukan polisi, Daniil yang berusia 23 bulan sudah tidak bernyawa. Sedangkan sang kakak, Anna (2) ditemukan dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan dan langsung diberikan pertolongan sehingga masih bisa diselamatkan.

“Gadis itu sangat lemah. Dia langsung dibawa ke rumah sakit dan langsung diinfus. Dia lebih baik sekarang dan kami dapat mengatakan dia akan hidup setelah memberinya makanan padat,” kata dokter yang merawat Anna.

Atas peristiwa tersebut, Podchapko akan didakwa dengan tuduhan telah mengabaikan anak. Jika terbukti bersalah, ia akan mendapatkan hukuman hingga 8 tahun penjara.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau
Peristiwa - Selasa, 21 November 2017 - 08:55 WIB

Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau

Seumpama dibikin daftar orang yang paling dibenci sepanjang sejarah, maka sosok yang berada di peringkat pertama adalah Hitler. Ya, bagaimana ...
Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum
Global - Jumat, 17 November 2017 - 14:24 WIB

Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum

Lembaga pembela HAM menuding militer Myanmar melakukan kampanye genosida etnis Rohingya.Selain melakukan kekerasan, militer Myanmar juga dituduh melakukan pemerkosaan terhadap ...
Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa
Peristiwa - Selasa, 14 November 2017 - 08:27 WIB

Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter dengan kedalaman yang melanda perbatasan Irak dan Iran, Minggu (12/11/2017) menelan ratusan korban jiwa.Sejauh ini, ...
Gempa 7,3 SR di Perbatasan Irak Telan 61 Korban Jiwa
Peristiwa - Senin, 13 November 2017 - 07:31 WIB

Gempa 7,3 SR di Perbatasan Irak Telan 61 Korban Jiwa

Perbatasan Irak-Iran diguncang gempa berkekuatan 7,3 SR.Media di Irak, Pirhossein Koulivand mengatakan bahwa setidaknya 61 orang telah terbunuh dan 300 ...
Hindari Perang Nuklir, Korut Sebut AS Harus Singkirkan Donald Trump
Global - Kamis, 9 November 2017 - 09:32 WIB

Hindari Perang Nuklir, Korut Sebut AS Harus Singkirkan Donald Trump

Ketidaksukaan Korea Utara terhadap kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump semakin menjadi. Bukannya gentar terhadap tekanan AS dan PBB, Korut ...
Filipina Amankan WNI Istri Petinggi Kelompok Maute
Global - Senin, 6 November 2017 - 10:35 WIB

Filipina Amankan WNI Istri Petinggi Kelompok Maute

Kepolisian Filipina menyatakan telah membekuk Minhati Madrais, istri Omarkhayam Maute salah satu petinggi ISIS di Filipina yang sempat menguasai Kota ...