Sabtu, 25 November 2017 | 06.55 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Diduga TNT 12 KG Hancurkan Katedral Mesir, 25 Tewas.

Diduga TNT 12 KG Hancurkan Katedral Mesir, 25 Tewas.

Reporter : Bambang Medy | Selasa, 13 Desember 2016 - 10:10 WIB

IMG-4121

Diduga Bom Seberat 12 KG Hancurkan Katedral di Mesir (Ist)

Kairo, kini.co.id – Aksi pengeboman yang dilakukan di gereja distrik Abbassiya mesir, Minggu pagi (11/12/2016) diduga menggunakan TNT seberat 12 Kg. Meski demikian, bom berdaya ledak tinggi itu masih dalam penyelidikan polisi.

Setidaknya aksi teroris itu telah meluluhlantakkan gereja kecil Santo Petrus dan Santo Paulus yang berdampingan dengan Katedral Ortodoks Koptik St Mark. Sekitar 25 orang tewas dan puluhan orang luka-luka dalam aksi tersebut.

Kantor berita Mesir, MENA, menyebutkan, diduga teroris memakai TNT seberat 12 Kg, namun pihak keamanan mesir masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait jenis bom yang dipakai. Aksi teror ini telah menyebabkan kerusakan cukup parah.

Selain merusak, pengeboman ini ditujukan ke salah satu situs agama yang paling suci bagi kelompok etno-religius yang berpusat di Mesir.

Gereja Ortodoks Koptik merilis sebuah pernyataan di halaman Facebook-nya menyatakan duka yang mendalam akibat aksi kekerasan dan tindakan terorisme yang menyerang jamaah. Hingga saat ini belum ada kelompok militan yang mengaku bertanggung jawab atas serangan ini.

Gerakan Hasam yang bertanggung jawab atas serangkaian aksi teror yang menargetkan pasukan keamanan Mesir beberapa waktu lalu juga mengutuk aksi pemboman itu.

“Nabi kita telah mengajarkan kita berjuang untuk tidak membunuh anak atau wanita atau orang tua atau penyembah di tempatnya ibadah,” ujar Gerakan Hasam, dalam pernyataan di halaman Facebook-nya.

Sementara, Presiden Abdel Fattah El Sisi mengutuk serangan itu dan menyatakan hari berkabung nasional selama 3 hari.

“Menyerang gereja apakah itu dengan merusak, pengeboman, dan membunuh orang-orang didalamnya serta menakuti orang orang beribadah sangat dilarang di Syariah Islam,” kata Pejabat tinggi Mesir Sheikh Shawky Ibrahim Abdel-Karim Allam.

Dia juga menambahkann “Terorisme hitam mencoba untuk menghasut sektarianisme dan hasutan di antara dua sayap Mesir-Muslim dan Kristen dalam upaya untuk melemahkan bangsa.”

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Serangan di Sinai, Dubes: Tak ada WNI yang jadi korban
Peristiwa - Sabtu, 25 November 2017 - 02:16 WIB

Serangan di Sinai, Dubes: Tak ada WNI yang jadi korban

Dipastikan tak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban serangan teror bom di Sinai, Mesir, Jumat (24/11) waktu setempat. ...
Serangan saat Shalat Jumat, 184 oang Tewas di Sinai
Peristiwa - Sabtu, 25 November 2017 - 02:10 WIB

Serangan saat Shalat Jumat, 184 oang Tewas di Sinai

Sedikitnya 184 orang tewas dalam serangan bom dan tembakan di sebuah masjid di Semenanjung Sinai, utara Mesir. Serangan tersebut terjadi ...
Mugabe menolak diasingkan
Politik - Jumat, 24 November 2017 - 01:56 WIB

Mugabe menolak diasingkan

Mantan orang kuat di Zimbabwe, Robert Mugabe, mendapatkan kekebalan (imunitas) dari tuntutan hukum dan jaminan keselamatan sebagai bagian dari kesepakatan ...
Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau
Peristiwa - Selasa, 21 November 2017 - 08:55 WIB

Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau

Seumpama dibikin daftar orang yang paling dibenci sepanjang sejarah, maka sosok yang berada di peringkat pertama adalah Hitler. Ya, bagaimana ...
Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum
Global - Jumat, 17 November 2017 - 14:24 WIB

Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum

Lembaga pembela HAM menuding militer Myanmar melakukan kampanye genosida etnis Rohingya.Selain melakukan kekerasan, militer Myanmar juga dituduh melakukan pemerkosaan terhadap ...
Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa
Peristiwa - Selasa, 14 November 2017 - 08:27 WIB

Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter dengan kedalaman yang melanda perbatasan Irak dan Iran, Minggu (12/11/2017) menelan ratusan korban jiwa.Sejauh ini, ...