Jumat, 22 November 2019 | 04.16 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Trump Beri Serangan Pertama untuk China

Trump Beri Serangan Pertama untuk China

Reporter : Bambang Medy | Kamis, 8 Desember 2016 - 08:18 WIB

IMG-4116

Donald Trump (kininews/ist)

Washington DC, kini.co.id – Sejak terpilih trump belum ada mengeluarkan komentar kontroversi seperti yang dilakukan pada saat kampanye. Namun baru-baru ini Presiden terpilih itu mulai menyerang dan serangan pertamanya untuk China.

Publik China mulai gerah setelah Trump memposting sejumlah cuitan terkait Presiden Taiwan, terkait kebijakan moneter China sampai ketegangan di Laut China Selatan beberapa waktu lalu.

Tak terelakan, cuitan Trump dianggap telah menghina China sebagai kekuatan ekonomi Asia terbesar saat ini.

Seperti dikutip di mashable.com, Rabu (7/12/2016), serangan pertama Trump dimulai Jumat (2/12) lewat akun @realDonaldTrump“.

“Presiden Taiwan hari ini menelepon saya dan mengucapkan selamat atas kemenangan saya dalam pemilihan presiden,” kata Trump.

Cuitan Trump itu jelas membuat publik China kepanasan, sebab sejak 1979 Amerika Serikat tak pernah mengakui Taiwan sebagai sebuah negara. Bahkan banyak pihak yang mengkhawatirkan hubungan China dan AS akan renggang akibat hal itu.

Wakil Presiden AS terpilih mencoba untuk meredakan ketegangan dengan mengatakan itu hanya rencana “kunjungan kehormatan”. Tapi Trump justru memposting kembali melalui akun yang sama dan kembali menyindir China.

“Menarik bagi AS menjual peralatan militer senilai miliaran dolar ke Taiwan, tapi aku tak harus menerima ucapan selamat dari mereka,” cuitnya.

Tak hanya itu, Minggu malam (5/12) kembali tweeted masih terkait soal Taiwan namun kali ini jelas menyindir China dengan memposting cuitan terkait rencana China untuk mendevaluasi mata uang mereka.

“Apakah China ada bertanya pada kita untuk mendevaluasi (menyesuaikan) mata uang mereka (membuat perusahaan kita akan sulit bersaing), dengan pajak yang tinggi,” kicaunya.

“Negara mereka (AS tak mengenakan pajak pada untuk itu) akan membangun membangun kompleks militer besar-besaran di tengah Laut China Selatan? Saya pikir tidak!” katanya lagi.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Unik - Senin, 28 Januari 2019 - 13:55 WIB

India larang SD main game PUBG

PARA pemain PlayerUnknowns BattleGrounds (PUBG) Mobile di India harus menahan diri. Bagi kalangan sekolah dasar (SD), game ini resmi dilarang, ...
Peristiwa - Senin, 21 Januari 2019 - 11:00 WIB

Pintu Membeku, 250 Penumpang United Airlines Terdampar Selama 16 Jam

250 Penumpang United Airlines terdampar selama 16 jam di landasan salah satu bandara yang ada di Kanada. Ini lantaran pintu ...
Peristiwa - Jumat, 18 Januari 2019 - 10:42 WIB

Nelayan Indonesia bersumpah mengetahui lokasi jatuhnya MH370

SEORANG nelayan asal Indonesia bernama Rusli Khusmin secara mendadak mengungkap tragedi hilangnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 di Subang Jaya, ...
Peristiwa - Jumat, 18 Januari 2019 - 09:45 WIB

Pangeran Philip, suami Ratu Elizabeth, kecelakaan lalu lintas

SUAMI Ratu Inggris Elizabeth II, Pangeran Philip dikabarkan mengalami kecelakaan lalu lintas di sebuah kawasan, 160 kilometer sebelah utara ...
Peristiwa - Jumat, 18 Januari 2019 - 09:28 WIB

Ustadz Arifin Ilham membaik, segera keluar rumah sakit

USTADZ Arifin Ilham yang dirawat Rumah Sakit Gleneagles, Penang, Malaysia, dalam dua pekan terakhir, dikabarkan semakin membaik. Pihak rumah sakit ...
Peristiwa - Kamis, 17 Januari 2019 - 15:32 WIB

Fakta mengerikan: Ada website jual beli daging manusia

DUNIA maya ternyata pernah menjadi rumah untuk praktik kanibalisme. Di dunia mayalah terdapat situs dan forum yang secara ternag-terangan membahas ...