Selasa, 21 November 2017 | 11.20 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Fosil Mammoth di Lokasi Penggalian Kereta Api Bawah Tanah LA

Fosil Mammoth di Lokasi Penggalian Kereta Api Bawah Tanah LA

Reporter : Bambang Medy | Selasa, 6 Desember 2016 - 16:25 WIB

IMG-4105

Para pekerja saat melakukan penggalian fosil (Ist)

Los Angeles, kini.co.id – Fosil hewan buas raksasa dari zaman es ditemukan oleh para pekerja ketika melakukan penggalian untuk pelebaran sistem kereta api bawah tanah (subway) di Los Angeles.

Penemuan tersebut berupa gading Mammoth sepanjang satu meter lengkap dengan kerangkanya, juga sebagian gading dari hewan yang lebih muda yang kemungkinan milik Mammoth ataupun Mastodon.

Mammoth atau Mastodon merupakan jenis Ordo Probosciea atau kelompok mamalia yang memiliki ciri tubuh yang besar, telinga lebar serta kepala yang besar. Walaupun keduanya memiliki tubuh yang besar dan bulu yang kusut serta gading yang bengkok, Tetapi Mammothlah yang paling mirip dengan gajah saat ini, dan sudah ada sejak sekitar lima juta tahun yang lalu di Afrika. Sedangkan Mastodon lebih tua lagi, sudah ada sejak 27 hingga 30 juta tahun yang lalu.

Dilansir dari livescience.com (6/12/2016), karena jalur proyek kereta api bawah tanah ini berdekatan dengan La Brea Tar Pits, Metro Officials telah mengantisipasi adanya penemuan fosil dan membawanya ke perusahan bidang paleontologi, Cogstone, untuk meyakinkan bahwa penemuan apapun yang berkaitan dengan fosil-fosil pra-sejarah ini akan digali dengan aman dan diawetkan.

Temuan fosil ini segera ditutupi dengan plester untuk diawetkan dan dikirim ke Natural History Museum of Los Angeles Country.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau
Peristiwa - Selasa, 21 November 2017 - 08:55 WIB

Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau

Seumpama dibikin daftar orang yang paling dibenci sepanjang sejarah, maka sosok yang berada di peringkat pertama adalah Hitler. Ya, bagaimana ...
Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum
Global - Jumat, 17 November 2017 - 14:24 WIB

Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum

Lembaga pembela HAM menuding militer Myanmar melakukan kampanye genosida etnis Rohingya.Selain melakukan kekerasan, militer Myanmar juga dituduh melakukan pemerkosaan terhadap ...
Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa
Peristiwa - Selasa, 14 November 2017 - 08:27 WIB

Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter dengan kedalaman yang melanda perbatasan Irak dan Iran, Minggu (12/11/2017) menelan ratusan korban jiwa.Sejauh ini, ...
Gempa 7,3 SR di Perbatasan Irak Telan 61 Korban Jiwa
Peristiwa - Senin, 13 November 2017 - 07:31 WIB

Gempa 7,3 SR di Perbatasan Irak Telan 61 Korban Jiwa

Perbatasan Irak-Iran diguncang gempa berkekuatan 7,3 SR.Media di Irak, Pirhossein Koulivand mengatakan bahwa setidaknya 61 orang telah terbunuh dan 300 ...
Hindari Perang Nuklir, Korut Sebut AS Harus Singkirkan Donald Trump
Global - Kamis, 9 November 2017 - 09:32 WIB

Hindari Perang Nuklir, Korut Sebut AS Harus Singkirkan Donald Trump

Ketidaksukaan Korea Utara terhadap kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump semakin menjadi. Bukannya gentar terhadap tekanan AS dan PBB, Korut ...
Filipina Amankan WNI Istri Petinggi Kelompok Maute
Global - Senin, 6 November 2017 - 10:35 WIB

Filipina Amankan WNI Istri Petinggi Kelompok Maute

Kepolisian Filipina menyatakan telah membekuk Minhati Madrais, istri Omarkhayam Maute salah satu petinggi ISIS di Filipina yang sempat menguasai Kota ...