Kamis, 22 Februari 2018 | 17.48 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Fosil Mammoth di Lokasi Penggalian Kereta Api Bawah Tanah LA

Fosil Mammoth di Lokasi Penggalian Kereta Api Bawah Tanah LA

Reporter : Bambang Medy | Selasa, 6 Desember 2016 - 16:25 WIB

IMG-4105

Para pekerja saat melakukan penggalian fosil (Ist)

Los Angeles, kini.co.id – Fosil hewan buas raksasa dari zaman es ditemukan oleh para pekerja ketika melakukan penggalian untuk pelebaran sistem kereta api bawah tanah (subway) di Los Angeles.

Penemuan tersebut berupa gading Mammoth sepanjang satu meter lengkap dengan kerangkanya, juga sebagian gading dari hewan yang lebih muda yang kemungkinan milik Mammoth ataupun Mastodon.

Mammoth atau Mastodon merupakan jenis Ordo Probosciea atau kelompok mamalia yang memiliki ciri tubuh yang besar, telinga lebar serta kepala yang besar. Walaupun keduanya memiliki tubuh yang besar dan bulu yang kusut serta gading yang bengkok, Tetapi Mammothlah yang paling mirip dengan gajah saat ini, dan sudah ada sejak sekitar lima juta tahun yang lalu di Afrika. Sedangkan Mastodon lebih tua lagi, sudah ada sejak 27 hingga 30 juta tahun yang lalu.

Dilansir dari livescience.com (6/12/2016), karena jalur proyek kereta api bawah tanah ini berdekatan dengan La Brea Tar Pits, Metro Officials telah mengantisipasi adanya penemuan fosil dan membawanya ke perusahan bidang paleontologi, Cogstone, untuk meyakinkan bahwa penemuan apapun yang berkaitan dengan fosil-fosil pra-sejarah ini akan digali dengan aman dan diawetkan.

Temuan fosil ini segera ditutupi dengan plester untuk diawetkan dan dikirim ke Natural History Museum of Los Angeles Country.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Gerilyawan Taliban palak kantor media untuk biayai aksinya
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 13:25 WIB

Gerilyawan Taliban palak kantor media untuk biayai aksinya

Diduga untuk menambah pundi-pundi dalam membiayai aksinya, gerilyawan Taliban mengenakan pajak dengan cara mengancam sejumlah kantor-kantor berita di Afghanistan apabila ...
Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina
Peristiwa - Selasa, 20 Februari 2018 - 21:04 WIB

Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina

Pentolan Front Pembebasan Islam Moro (MILF), Murad Ebrahim mensinyalir Daes sebutan lain bagi kelompok militan Islamic State (ISIS) yang bercokol ...
900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya
Global - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:19 WIB

900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya

Sebanyak 900 gerai KFC di Inggris terpaksa tutup untuk sementara.Hal itu karena mereka kekurangan bahan utama dari makanan cepat saji ...
AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 14:58 WIB

AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel

Amerika Serikat menyiapkan dana USD3,3 miliar atau senilai Rp45 triliun untuk militer Israel.Hal itu diumumkan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ...
Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 09:32 WIB

Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul

Hubungan Korea Selatan dan Korea Utara telah lama dingin. Bahkan Korut terprovokasi meluncurkan rudal percobaan karena Amerika Serikat menggelar latihan ...
Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili
Global - Senin, 12 Februari 2018 - 08:26 WIB

Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili

Anggota pasukan keamanan Myanmar terbukti telah menyiksa dan menghilangkan nyawa 10 orang warga Rohingnya di Rakhine.Mereka kini akan menghadapi tindakan ...