Jumat, 22 September 2017 | 20.23 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Fosil Mammoth di Lokasi Penggalian Kereta Api Bawah Tanah LA

Fosil Mammoth di Lokasi Penggalian Kereta Api Bawah Tanah LA

Reporter : Bambang Medy | Selasa, 6 Desember 2016 - 16:25 WIB

IMG-4105

Para pekerja saat melakukan penggalian fosil (Ist)

Los Angeles, kini.co.id – Fosil hewan buas raksasa dari zaman es ditemukan oleh para pekerja ketika melakukan penggalian untuk pelebaran sistem kereta api bawah tanah (subway) di Los Angeles.

Penemuan tersebut berupa gading Mammoth sepanjang satu meter lengkap dengan kerangkanya, juga sebagian gading dari hewan yang lebih muda yang kemungkinan milik Mammoth ataupun Mastodon.

Mammoth atau Mastodon merupakan jenis Ordo Probosciea atau kelompok mamalia yang memiliki ciri tubuh yang besar, telinga lebar serta kepala yang besar. Walaupun keduanya memiliki tubuh yang besar dan bulu yang kusut serta gading yang bengkok, Tetapi Mammothlah yang paling mirip dengan gajah saat ini, dan sudah ada sejak sekitar lima juta tahun yang lalu di Afrika. Sedangkan Mastodon lebih tua lagi, sudah ada sejak 27 hingga 30 juta tahun yang lalu.

Dilansir dari livescience.com (6/12/2016), karena jalur proyek kereta api bawah tanah ini berdekatan dengan La Brea Tar Pits, Metro Officials telah mengantisipasi adanya penemuan fosil dan membawanya ke perusahan bidang paleontologi, Cogstone, untuk meyakinkan bahwa penemuan apapun yang berkaitan dengan fosil-fosil pra-sejarah ini akan digali dengan aman dan diawetkan.

Temuan fosil ini segera ditutupi dengan plester untuk diawetkan dan dikirim ke Natural History Museum of Los Angeles Country.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 00:06 WIB

Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh

Sebagian pengungsi muslim Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh akhirnya bisa mengakses tenda bantuan dari pemerintah Indonesia, Kamis (21/9)."Hari ini ...
421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM
Global - Rabu, 20 September 2017 - 12:02 WIB

421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dinilai tidak tegas terhadap Myanmar yang telah melakukan pembantaian terhadap ribuan orang yang merupakan etnis Rohingya ...
Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 11:41 WIB

Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya

Tragedi pembantaian Rohingya di oleh pemerintah Myanmar membuat dunia berduka. Demikian pula Arab Saudi yang merupakan negara dengan mayoritas muslim.Sang ...
Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi
Global - Selasa, 19 September 2017 - 14:54 WIB

Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi

Dikecam, ditegur, hingga diberi sanksi ternyata samasekali tak menghentikan aksi Korea Utara (Korut) untuk tetap melakukan program nuklirnya.Dengan bangga, Korut ...
Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh
Global - Selasa, 19 September 2017 - 09:27 WIB

Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh

Meski dicibir di Tanah Air, bantuan Indonesia nyatanya telah sampai di camp pengungsi Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh, Senin ...
Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim
Global - Senin, 18 September 2017 - 17:31 WIB

Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim

Dulunya merupakan tempat sakral dan tempat ibadah bagi umat Islam, kini Masjid Ibrahim berubah menjadi tempat pesta para Yahudi di ...