Jumat, 22 September 2017 | 20.20 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Hilang Seminggu, Aktivis Cilik Suriah Ini Dikabarkan Selamat

Hilang Seminggu, Aktivis Cilik Suriah Ini Dikabarkan Selamat

Reporter : Fauzan | Selasa, 6 Desember 2016 - 13:24 WIB

IMG-4101

Bana Alabed, aktivis cilik Suriah yang sempat dikabarkan menghilang dalam serangan di Aleppo. (Ist)

Aleppo, kini.co.id – Bana Alabed (7) merupakan seorang anak yang aktif mengabarkan lewat twitter perkembangan kota tempat tinggalnya yang setiap hari menerima serangan bom. Anak perempuan ini kemudian disebut aktivis cilik karena keberaniannya mengungkap semua kebenaran yang tidak diberitakan media terkait serangan di kampung halamannya, Aleppo Suriah.

Alabed sempat dikabarkan menghilang selama seminggu setelah mencuri perhatian dunia dengan postingannya terkait pengeboman di bagian timur Aleppo. Namun media Inggris menyebutkan gadis itu selamat.

Kepada BBC London, Ibu Alabed, Fateemah mengatakan anaknya masih hidup dan dalam kondisi yang selamat.

Akun Bana Alabed sempat memposting foto mengerikan yang terjadi pada lokasi pengeboman. Dia pun menuliskan caption yang tak kalah menyeramkan dari foto yang diunggahnya.

“Kami yakin tentara akan menangkap kami sekarang. Kita akan berjumpa lagi di lain hari, selamat tinggal. -Fateemah #Aleppo,” demikian bunyi cuitan terakhir di akun Alabed yang dituliskan ibunya, Fateemah.

Kemudian akun twitter Bana Alabed tiba-tiba dihapus selama serangan semakin gencar saat tentara pemerintah berusaha merebut bagian timur Aleppo dari pemberontak. Tentara pemerintah didukung pasukan udara Rusia yang terus menggempur kota.

Pesan tertulis itu pun mengingatkan seiring semakin gencarnya serangan tentara pemerintah di kota mereka.

“Tentara masuk, ini mungkin hari terakhir kami berbicara. Tidak ada Internet. Mohon doakan kami, please, please, please,” katanya.

Ibu Alebed mengatakan putrinya itu aktif di media sosial karena ia ingin menunjukkan kepada dunia penderitaan mereka yang seolah tak pernah berakhir itu. Ia ingin dunia menghentikan serangan-serangan mengerikan itu.

Ia berhasil mencuri perhatian dunia, bahkan penulis buku Harry Potter, JK Rowling me-retweet pesannya dan mengirimkannya e-book.

Diyakini masih ada 200 ribu orang yang terjebak di bagian timur Aleppo dan ada lebih dari 300 orang yang tewas sejak serangan dimulai.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 00:06 WIB

Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh

Sebagian pengungsi muslim Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh akhirnya bisa mengakses tenda bantuan dari pemerintah Indonesia, Kamis (21/9)."Hari ini ...
421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM
Global - Rabu, 20 September 2017 - 12:02 WIB

421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dinilai tidak tegas terhadap Myanmar yang telah melakukan pembantaian terhadap ribuan orang yang merupakan etnis Rohingya ...
Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 11:41 WIB

Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya

Tragedi pembantaian Rohingya di oleh pemerintah Myanmar membuat dunia berduka. Demikian pula Arab Saudi yang merupakan negara dengan mayoritas muslim.Sang ...
Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi
Global - Selasa, 19 September 2017 - 14:54 WIB

Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi

Dikecam, ditegur, hingga diberi sanksi ternyata samasekali tak menghentikan aksi Korea Utara (Korut) untuk tetap melakukan program nuklirnya.Dengan bangga, Korut ...
Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh
Global - Selasa, 19 September 2017 - 09:27 WIB

Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh

Meski dicibir di Tanah Air, bantuan Indonesia nyatanya telah sampai di camp pengungsi Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh, Senin ...
Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim
Global - Senin, 18 September 2017 - 17:31 WIB

Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim

Dulunya merupakan tempat sakral dan tempat ibadah bagi umat Islam, kini Masjid Ibrahim berubah menjadi tempat pesta para Yahudi di ...